Prabowo Subianto: Rakyat kita ingin keadilan dan kemakmuran

POLITIK | 23 September 2018 15:15 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menghadiri acara ramah tamah badan pemenangan nasional koalisi Adil dan Makmur di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Minggu (23/9). Dalam pidatonya, Prabowo mengutarakan alasan memilih nama koalisi Adil dan Makmur.

"Kenapa kita pilih itu? Karena itu cita-cita kita bangsa kita sejak awal, rakyat kita ingin keadilan dan kemakmuran. Rakyat kita belum dapat Keadilan dan Kemakmuran. Karena itu tujuan perjuangan kita untuk menegakkan keadilan dan merebut kemakmuran untuk rakyat kita yang kita cintai," katanya saat berpidato.

Menurutnya, rakyat dan tokoh-tokoh sudah mengerti permasalahan bangsa. Salah satunya Prabowo mengkritisi soal kekayaan negara yang mengalir ke negara asing. Itulah yang membuat ekonomi Indonesia lemah.

"Bagaimana negara begini besar, kaya, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa kekayaan bangsa kita tidak di tangan bangsa kita sendiri," tegasnya.

"Ini mengakibatkan ekonomi kita selalu akan selalu melemah, dan ini yang dibuktikan dari mata uang kita yang terus melemah, mata uang adalah cermin dari kekuatan ekonomi kita," sambung Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu pun berterimakasih kepada pihak yang ikut menyukseskannya bersama Sandi sebagai capres-cawapres. Dia berharap tim badan pemenangan bisa bekerja keras sampai hari pencoblosan Presiden.

"Saya berterima kasih kepada seluruhnya yang sudah bergabung bersedia dalam sebuah tim pemenangan, untuk kita bersama sama kita bekerja keras dalam 7 bulan akan datang, turun ke rakyat, akar rumput, melaksanakan pendidikan politik," tandasnya.

Dalam acara ini dihadiri Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri dan Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, Edhie Prabowo dan Ferry Juliantono.

Kemudian Ketua Dewan Pakar PAN Amien Rais, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, Neno Warisman, Ustaz Haikal Hassan dan Pencipta lagu 2019 ganti presiden Sang Alang. (mdk/rnd)

Baca juga:
Kesaksian Sekjen PAN dengar yel-yel Projo yang bikin SBY walk out
Komitmen hadirkan Pemilu damai di Serambi Mekkah
SBY walk out kampanye damai, PSI maklum 'Dia berhak marah dan kecewa'
Semarak kemeriahan pawai Deklarasi Kampanye Damai
Kampanye di Jateng, capres-cawapres bakal dikawal polisi ahli bela diri
Gubernur Jateng usul kampanye Pemilu & Pilpres gunakan gambar kartun biar adem
Fadli Zon optimistis Prabowo - Sandiaga menang telak atas Jokowi - Ma'ruf Amin

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.