Prabowo tolak BLSM, anak buahnya yang cantik malah ikut bagikan

POLITIK | 8 Juli 2013 12:51 Reporter : Randy Ferdi Firdaus

Merdeka.com - Politikus Gerindra Noura Dian Hartarony terlihat ikut serta dalam kegiatan pembagian uang Bantuan Langsung Masyarakat Sementara (BLSM) kepada masyarakat miskin di Bali. Padahal, Gerindra dan Ketua Dewan Pembinanya Prabowo Subianto menyatakan dengan tegas menolak program BLSM.

Anggota DPR ini memasang foto saat membagikan BLSM pada display picture BlackBerry Messenger-nya. Politikus cantik ini pun mengakui kegiatan tersebut.

"Iya, tapi ini kunjungan kerja spesifik, jadi wajib dan saya wawancara dengan mereka (rakyat miskin)," kata Noura lewat BBM kepada merdeka.com, Senin (8/7).

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Al Faraby menilai kegiatan yang dilakukan Noura ini sebagai hal yang wajar, sebab BLSM adalah sebuah kebijakan yang sangat populis. Sehingga tak jarang pembagian BLSM juga digunakan oleh partai koalisi maupun oposisi untuk sekaligus berkampanye jelang Pemilu 2014.

Adjie mengatakan, partai oposisi sekal ipun tidak akan berani menentang atau menolak kebijakan BLSM ini. Bahkan, kata dia, oposisi akan memanfaatkan kebijakan populis tersebut.

Meskipun pada pengambilan kebijakan kenaikan harga BBM banyak penolakan, lanjut dia, khusus untuk BLSM, partai oposisi sekali pun pada praktiknya di lapangan mau tak mau akan mendukung.

"Iya karena menjelang pemilu partai tak akan berani mengambil posisi yang berbeda dengan isu populis. Menolak kenaikan BBM adalah isu populis. Mendukung pembagian kompensasi BLSM pun isu populis. Jadi partai oposisi meski menolak BBM namun akan cenderung mendukung BLSM," jelas Adjie saat dihubungi, Senin (8/7).

Selain akan dimanfaatkan oleh partai oposisi, tambah Adjie, dalam penyaluran BLSM, para kepala daerah juga tidak mau ketinggalan untuk melakukan kampanye saat pembagian BLSM.

"Yang pasti parpol. Terutama parpol dari koalisi pemerintahan. Namun karena pembagian BLSM juga disalurkan melalui provinsi dan kabupaten, maka aktor yang lain yang juga punya kesempatan menggunakan instrumen BLSM adalah kepala daerah," tegas dia.

Adjie menambahkan, dalam penyaluran BLSM ini, para pejabat incumbent, baik caleg ataupun kepala daerah khususnya, akan memanfaatkan guna menaikkan citra mereka jelang Pemilu 2014.

"Iya karena mereka diberi peran juga untuk penyaluran tentunya akan dimanfaatkan untuk pencitraan," tandasnya.

(mdk/ren)