Presiden Jokowi Dijadwalkan Buka Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB

Presiden Jokowi Dijadwalkan Buka Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB
Jokowi di acara tanwir pemuda muhammadiyah. ©Biro Pers Sekretariat Presiden
POLITIK | 7 April 2021 14:18 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) partai pada Kamis, 8 April 2021.

"Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB adalah agenda rutin partai yang tujuan keduanya saling menopang satu sama lain. Munas Alim Ulama rutin diselenggarakan PKB karena partai ini lahir dan besar di tangan para ulama. Sementara agenda Mukernas PKB bertujuan mengkonsolidasi isu-isu strategis kepartaian, terutama menyiapkan ikhtiar PKB menghadapi recovery ekonomi, kesehatan dan sosial," ujar Ketua DPP PKB Faisol Reza saat konferensi pers di kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (7/4).

Agenda ini akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. "Presiden Jokowi direncanakan akan membuka secara langsung Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB ini, dan akan disiarkan secara virtual," kata Faisol.

Sementara Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan memberikan testimoni. Serta beberapa ulama dan tokoh terhadap penyelenggaraan Munas Alim Ulama dan Mukernas ini.

"Akan ada testimoni besok dari Wapres dari beberapa ulama kunci dan beberapa tokoh yang memang kita minta memberikan semacam testimoni atas penyelenggaraan Mukernas dan Munas Alim Ulama," jelas Faisol.

Ulama yang diundang PKB merupakan para kiai Nahdlatul Ulama dan sejumlah tokoh lainnya. Untuk undangan partai politik, PKB hanya akan menghadirkan internal partai saja.

Mukernas PKB ini akan menyiapkan kerja strategis taktis partai, serta upaya PKB mengawal kebijakan Presiden Jokowi dalam menangani pandemi dan pemulihan ekonomi.

Mukernas juga membahas sejumlah isu utama yaitu mengenai implementasi UU Pesantren, pemulihan ekonomi melalui UMKM pesantren, desain pendidikan pasca pandemi, politik kesejahteraan dan isu aktual lainnya.

"Berbagai rangkaian kegiatan dalam Munas dan Mukernas tersebut merupakan bagian dari ikhtiar, kontribusi, partisipasi aktif PKB sebagai partai politik yang menegaskan diri dengan jargon politik, politik yang memberi kemanfaatan seluasnya untuk rakyat Indonesia," jelas Faisol. (mdk/ray)

Baca juga:
Tak sesuai konstitusi, pemerintah tolak pembubaran DPD
Pembubaran DPD harus melalui amandemen UUD 1945
Alasan PKB minta Pilgub dipilih oleh DPRD
Perlukah DPD dibubarkan?
PKB: Tidak ada tempat untuk kaum LGBT

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami