Presiden PKS: Anies-Sandi Pernah Terbukti di Pilgub DKI

Presiden PKS: Anies-Sandi Pernah Terbukti di Pilgub DKI
Anies-Sandi menang quickcount Pilkada putara kedua. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
NEWS | 17 September 2021 16:14 Reporter : Ihwan Fajar

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno patut dipertimbangkan dalam kontestasi Pemilu 2024. Sebab, pasangan Anies-Sandi dinilai pernah berhasil di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu mengatakan, wacana Anies-Sandiaga di Pilpres 2024 masih sangat cair. Meski demikian, kata dia, tidak menutup kemungkinan Anies-Sandiaga kembali berpasangan seperti saat Pilgub DKI Jakarta.

"Saya kan pernah menjadi bagian (tim pemenangan Anies-Sandiaga). Wacananya masih sangat cair soal paket Anies-Sandi, tapi mereka pernah terbukti di (Pilgub) DKI Jakarta kan," ujarnya usai menemui warga Kelurahan Paccerakang, Kelurahan Biringkanaya, Makassar, Jumat (17/9).

Meski demikian, PKS tidak serta merta akan kembali mendukung Anies-Sandiaga di Pilpres. Ahmad Syaikhu mengungkapkan, dalam waktu dekat akan melakukan survei Pilpres.

"Kita sedang akan melaksanakan survei, mudah-mudahan akhir September. Nanti dari situ akan tergambar siapa kira-kira yang menguat wacana di Pilpres ke depan," tuturnya.

presiden pks ahmad syaikhu di makassar
©2021 Merdeka.com/Ihwan Fajar

Ahmad Syaikhu menambahkan, paket Anies-Sandiaga akan bergantung koalisi partai politik. Saat ini, kata dia, koalisi parpol masih sangat cair.

"Tapi ini kan prosesnya masih mencair, ada dinamika-dinamika. Saya kira ke niscayaan tinggal kesepakatan di antara parpol," bebernya.

Dia mengaku, sudah berkomunikasi dengan sejumlah parpol terkait persiapan di Pilpres 2024. Ia menegaskan di Pilpres 2024 koalisi parpol akan sangat cair.

"Kita tidak terkait dengan salah satu partai, makanya tadi saya bilang koalisi-koalisi ini masih mencair dan dengan siapapun bisa. Anies-Sandi itu hanya salah satu opsi," ucapnya.

Tanggapan Gerindra

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman meminta sebaiknya biarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menparekraf Sandiaga Uno bekerja. Tidak perlu diganggu dengan isu dipasang-pasangkan sebagai calon presiden can calon wakil presiden di Pilpres 2024.

"Kita tahu kedua orang tersebut ada di posisi pejabat publik, baik Pak Anies sebagai gubernur maupun Pak Sandi sebagai menteri," ujar Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (17/9).

"Alangkah eloknya kalau kita biarkan kedua tokoh tersebut konsentrasi menjalankan tugas-tugasnya, pertama yang terkait dengan pandemik. Jangan kita ganggu dengan wacana-wacana," tegasnya.

Habiburokhman mengatakan, pihaknya risih jika sudah bicara wacana capres-cawapres 2024 hari ini. Sebaiknya, fokus utama untuk menghadapi pandemi Covid-19 lebih dahulu.

"Kalau kami agak risih ya berbicara soal capres-cawapres di pemilu 2024. Karena itu masih lama dan saat ini bangsa kita sedang menghadapi cobaan yang berat yaitu pandemi," ujarnya.

Anggota DPR RI ini bilang, narasi Pilpres tidak produktif dibicarakan hari ini. "Mohon maaf ya, menurut kami kurang produktif lah bicara seperti itu. Lebih baik gimana caranya kita bareng-bareng bicara bagaimana mengatasi pandemi ini," pungkasnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Airlangga Sowan ke Habib Luthfi, Minta Restu Maju Pemilu 2024?
Gerindra Risih Dengar Isu Duet Anies-Sandiaga
Ridwan Kamil Heran Setiap Kunjungan ke Daerah Dikaitkan Pemilu 2024
Soal Pilpres 2024, PKS Masih Terbuka untuk Semua Tokoh dan Ketum Parpol
Presiden PKS Sebut Duet Anies-Sandi di 2024 Sebuah Keniscayaan
Bakal Usung Cak Imin, PKB Nilai Tak Dukung Capres Populer Nonpartai Rasional

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami