Presiden PKS: Hanya dengan Mega dan Puan Saya Tidak Cipika-Cipiki

POLITIK | 14 November 2019 21:19 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menceritakan pengalamannya saat menghadiri HUT Partai NasDem ke-8. Dia mengatakan, saat menghadiri acara tersebut melakukan cium pipi kanan atau cium pipi kiri (cipika-cipiki) dengan beberapa orang.

Sohibul bercerita, setelah selesai acara dia melihat beberapa petinggi negara dan partai sedang duduk berjajar. Dia pun menghampiri untuk menyalami mereka.

"Saya menjelang akhir semua pimpinan partai sudah tidak ada, sudah pulang, yang ada tinggal saya dengan Ketum PKPI saudara Diaz Hendropriyono. Saya kemudian melihat di samping Bu Puan dan Pak JK itu barisan para menteri. Saya datangi ke barisan itu, saya salam," kata Sohibul dalam acara Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Kamis (14/11).

1 dari 1 halaman

Sohibu Menyapa Semua Orang di Kongres NasDem

Namun, saat ia baru menyalami dua orang, Ketua Umum NasDem Surya Paloh sudah memanggil-manggilnya. Hingga akhirnya dia harus segera nyalami orang-orang yang berjajar itu.

"Ternyata Bang Surya Paloh manggil-manggil saya. Dinda sini dinda sini. Akhirnya saya harus datang ke tempat Bang Surya Paloh. Berarti saya harus melewati Mba Puan, Mba Mega, Pak Jokowi, Pak Kiai Ma'ruf, Pak Jokowi, Bang Surya dan Pak JK," ungkapnya.

Sohibul mengaku bersalaman dan cipika-cipiki dengan semua orang yang sedang berjajar itu. Tetapi dia berguyon, hanya dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani Sohibul tidak cipika-cipiki.

"Malam itu saya berjabat tangan erat, semuanya saya cipika cipiki bahkan Kiai Ma'ruf saya cium tangan, tapi kalau dengan Mba puan dan Mba Mega tidak sampai cipika cipiki. Jadi bapak ibu sekalian insyaallah yakin dengan perjuangan kita ini," ucapnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
PKS Sukses di Jabar, Aher Tak Khawatir dengan Kelahiran Gelora
Presiden PKS: Kita Saksikan Ada Dalam Koalisi Tapi Diam-Diaman
Rakornas Putuskan PKS Jadi Oposisi Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
Fahri Hamzah Tagih Rp30 M, Ini Tanggapan Presiden PKS
Salim Segaf Soal Pelukan Sohibul-Paloh: Kalau Ada Pemilu Sekarang Naik Suara PKS
PKS Buka Peluang Koalisi dengan Partai Pemerintah di Pilkada 2020