Presiden PKS Sebut Duet Anies-Sandi di 2024 Sebuah Keniscayaan

Presiden PKS Sebut Duet Anies-Sandi di 2024 Sebuah Keniscayaan
Anies dan Sandi di proyek flyover mampang. ©2017 Merdeka.com/Syifa Hanifah
NEWS | 16 September 2021 16:19 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Muncul wacana memasangkan Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu, menanggapi secara bijak wacana itu.

"Duet Anies-Sandi adalah sebuah keniscayaan," kata Presiden PKS Ahmad Syaikhu, di Makassar, Sulawesi Selatan. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (16/9).

PKS sendiri masih terus mencari sosok yang tepat untuk diusung pada Pilpres 2024. PKS juga terus menjalin atau membangun komunikasi dengan sejumlah pihak sebelum menentukan pilihan ke depannya.

"Namun saya tetap memandang, masih berjalan dinamis. Jadi komunikasi terus kami bangun, semoga ke depan sudah bisa kami dapatkan," ujarnya pula.

Menurut dia, berdasarkan hasil pemilu lalu, juga tidak tampil mendominasi dengan total suara 8,2 persen. Artinya jika ingin mengusung calon presiden, maka membutuhkan koalisi dengan partai lain.

Kalaupun misalnya koalisi dengan Demokrat yang sesama partai oposisi, hal itu juga belum mencukupi atau memenuhi syarat, karena tidak mencapai 20 persen, sehingga butuh satu partai lagi.

"Hasil pemilu lalu tidak mewah-mewah banget yakni 8,2 persen, tidak bisa mengusung sendirian, olehnya perlu ada partai namun perlu melakukan koalisi," ujarnya lagi. (mdk/lia)

Baca juga:
Bakal Usung Cak Imin, PKB Nilai Tak Dukung Capres Populer Nonpartai Rasional
Demokrat Tak akan Blok Dukungan untuk Tokoh Populer Capres
Mendagri Usul Pemungutan Suara Pemilu 2024 Dilakukan pada Bulan April atau Mei
PDIP Tak akan Blok Kandidat Capres Populer: Semua Parpol Mau Menang
KPU Usul Petugas Pemilu 2024 Diberi Jaminan Kesehatan dan Honor Layak
Tak Setuju Usul KPU, Mendagri Minta Pelaksanaan Pemilu 2024 pada April atau Mei

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami