Presiden PKS Sebut Pertemuan dengan Paloh Masih Inisiatif Kader di DPR

POLITIK | 14 Agustus 2019 16:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan elite Partai NasDem dikabarkan bakal bertemu untuk membahas situasi politik ke depan. Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan, sebenarnya itu baru inisiatif politisi NasDem dan partainya yang berada di DPR untuk mempertemukan dirinya dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

"Ya saya dengar ada komunikasi di antara teman-teman NasDem dan PKS di DPR RI. Lalu mereka berinisiatif ingin mempertemukan pimpinannya," kata Sohibul, Rabu (14/8).

Dia menuturkan, ini hanya komunikasi biasa dan baik buat kondisi politik sekarang. Dirinya enggan mengaitkan akan hadirnya poros koalisi baru.

"Saya kira komunikasi politik itu hal biasa. Dan baik buat perpolitikan kita. Kami apresiasi," ungkap Sohibul.

Dia mengatakan, sampai sekarang belum ada progres sama sekali. Dan dikomunikasikan langsung kepadanya.

"Tetapi sampai saat ini belum ada progres, dan belum ada komunikasi langsung dengan saya," pungkasnya.

Sebelumnya, disebut-sebut NasDem bakal membentuk poros oposisi bila Partai Gerindra gabung ke pemerintah. NasDem dikabarkan kecewa dan memilih keluar dari koalisi jika Gerindra diterima dan mendapat kursi menteri.

Bahkan, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dikabarkan sudah berkomunikasi dengan Presiden PKS Sohibul Iman untuk mengatur pertemuan dalam waktu dekat. NasDem memang tegas kalau Gerindra tak dapat kursi menteri. Apalagi, hubungan PDIP dengan Gerindra belakangan kian mesra.

"Sudah janjian kontak-kontakan Pak Surya dengan Pak Sohibul," kata seorang sumber merdeka.com di lingkaran NasDem.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tak menjawab tegas soal kabar rencana pertemuan itu. Dia menyebut, hubungan PKS dengan parpol lain selalu baik untuk kepentingan bangsa.

"Hubungan PKS dengan parpol lain selalu sinergis selama untuk kebaikan. Posisi PKS akan ditentukan Musyawarah Majelis Syuro (MMS). Tetapi ikut hasil MMS kita masih di luar pemerintahan, saya sendiri angkat #KamiOposisi karena itu sehat dan mulia bagi demokrasi," kata Mardani kepada merdeka.com.

Namun, Mardani menyambut positif bila NasDem mau menjadi oposisi bersama PKS. PKS tak ingin intervensi arah politik NasDem.

"Kalau NasDem mau di oposisi kami tentu bergembira. Tetapi semua parpol punya kemandirian menentukan sikapnya," ucapnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)

TOPIK TERKAIT