Profil Nadiem Makarim, Pendiri GoJek yang Dipanggil Jokowi Jelang Pengumuman Menteri

POLITIK | 21 Oktober 2019 11:21 Reporter : Desi Aditia Ningrum

Merdeka.com - Presiden Jokowi memanggil sejumlah tokoh ke Istana jelang pengumuman nama-nama menteri. Salah satunya adalah pendiri GoJek, Nadiem Makarim.

Nadiem datang dengan mengenakan kemeja putih. Beberapa waktu lalu, Jokowi menyatakan akan memilih anak muda untuk mengisi kabinetnya.

Nadiem merupakan pria kelahiran Singapura, 4 Juli 1984. Artinya saat ini dia berusia 35 tahun. Berikut Profilnya Nadiem:

1 dari 4 halaman

Lulusan Harvard

Nadiem Makarim pengusaha muda yang sukses. Sebelum menjadi pengusaha dia sempat mengenyam pendidikan tingkat tinggi di dua universitas ternama di luar negeri.

Jenjang S1 Nadiem kuliah di Brown University Amerika Serikat. Kemudian, dia melanjutkan S2 di Harvard Business School dan mendapatkan gelar MBA (Master of Business Administration).

Sebelumnya, Nadiem sempat mengikuti pertukaran pelajar di London School of Economics.

2 dari 4 halaman

Kerja di Lembaga Konsultan

Setelah lulus kuliah, Nadiem Makarim kembali ke Indonesia. Dia mencoba bekerja di berbagai perusahaan. Di antaranya, selama tiga tahun bekerja di sebuah lembaga konsultan Management Consultant di McKinsey & Company, Co-founder dan Managing Editor di Zalora Indonesia dan Chief Innovation officer kartuku.

3 dari 4 halaman

Dirikan GoJek

Pengalaman yang didapatkan selama bekerja, membuat Nadiem Makarim untuk mendirikan usaha sendiri. Saat itu dia telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya bekerja.

Nadiem memiliki ide untuk mendirikan bisnis transportasi yang diberi nama GoJek pada 2011. Ide ini muncul setelah dia berdiskusi dengan tukang ojek langganannya.

Nadiem memang lebih sering menggunakan jasa ojek dibanding mobil karena mobilitasnya tinggi.

4 dari 4 halaman

Awal Berdiri Punya 20 Driver GoJek

Nadiem Makarim mendirikan GoJek dari nol. Awal berdiri, GoJek hanya mempunyai 20 driver dan sistem yang ditawarkan yakni via telepon call center. Dimana pelanggan menghubungi langsung call center untuk mendapatkan driver terdekat.

Pada waktu itu, jumlah karyawan GoJek masih sangat terbatas dan drivernya pun juga masih sangat terbatas. Namun keyakinan dari Nadiem akan perusahaannya membuat GoJek bisa bertahan hingga melaju pesat hingga saat ini. (mdk/dan)

Baca juga:
Giliran Bos Go-Jek, Nadiem Makarim Datangi Istana
Bersedia Jadi Menteri, Nadiem Makarim Bahas SDM hingga Investasi dengan Jokowi
Jokowi akan Umumkan Nama Menteri, Inilah Daftar Tokoh yang Dipanggil ke Istana
Berkemeja Putih, Mahfud MD, Tetty Paruntu dan Nadiem Makarim Merapat ke Istana
Bakal Jadi Menteri Jokowi, Nadiem Mundur dari Gojek
Ketemu Jokowi, Nadiem Ungkap Bahas Investasi Hingga SDM