PSI Ngaku Ditawari Uang Rp 1 M Untuk Jegal Gibran di Solo

PSI Ngaku Ditawari Uang Rp 1 M Untuk Jegal Gibran di Solo
POLITIK | 6 Agustus 2020 12:47 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Langkah putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka meraih kursi Wali Kota Solo belum sepenuhnya aman. Setelah PKS menggalang koalisi dukungan untuk cucu Paku Buwono XII, Putri Woelan Sari Dewi, kini giliran Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengaku digoda.

PSI yang memiliki 1 kursi di DPRD Solo, ditawari uang hampir Rp1 miliar untuk mengusung pasangan calon di Pilkada Solo. Pasangan dimaksud adalah Achmad Purnomo sebagai bakal calon wali kota dan Anung Indro Susanto sebagai bakal calon wakil wali kota.

Sebagaimana diketahui, Achmad Purnomo yang masih menjabat sebaga wakil wali kota, gagal memperoleh rekomendasi, meski diusung oleh DPC PDIP Solo. Sedangkan Anung, merupakan calon wali kota di Pilkada 2015 yang berpasangan dengan Muhammad Fajri. Keduanya kalah dari pasangan FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo.

"Ada tawaran itu (uang banyak) jauh-jauh hari yang diterima PSI. Kita diminta agar mau mengusung pasangan Purnomo-Anung di Pilwakot Solo," ujar kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Solo, Antonius Yogo Prabowo, Kamis (6/8).

Antonius mengaku, dengan tegas menolak tawaran tersebut. Karena sejak awal partainya konsisten mendukung Gibran untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo. Kendati demikian, ia enggan menyebut identitas orang yang menawarkan uang dalam jumlah besar tersebut.

"Utusan pasangan Purnomo-Anung tersebut adalah caleg pada Pileg 2019 yang gagal meraih kursi di DPRD Solo," terangnya.

Baca Selanjutnya: Antonius mengaku telah melaporkan kejadian...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami