Rapat Bareng DPR, Nadiem Makarim Cerita Alasan Jokowi Memilihnya Jadi Mendikbud

POLITIK | 6 November 2019 15:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Mendikbud Nadiem Makarim menghadiri rapat perdananya bersama Komisi X DPR. Di hadapan Komisi X, Nadiem bercerita awal mula dipilih menjadi Mendikbud oleh Presiden Joko Widodo.

"Menjawab pertanyaan pak pimpinan mengapa, kenapa saya, karena lucu sekali, karena saya juga mempertanyakan pada Pak Jokowi waktu beliau meminta. Bapak kenapa saya ya. Yakin?," kata Nadiem di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/11).

Nadiem mengakui selama hampir satu tahun belakangan sering berdiskusi dengan Jokowi. Dia sering memberikan masukan pada Jokowi, terkait SDM, teknologi dan cara menghadapi revolusi industri 4.0.

"Dari diskusi kami selalu ujung-ujungnya berakar dari SDM yang unggul. Sebenarnya walau saya bidang teknologi saya sadar apa yang bisa kami lakukan di dalam perusahaan saya sebelumnya itu sebenarnya bukan teknologi, tapi SDM yang mendukung inovasi itu. Manusianya yang bikin perusahaan ini bisa jadi besar dan berkembang," jelas Nadiem.

"Maka dari itulah Pak Presiden berpikirnya passion Nadiem di situ, yaitu SDM," tambahnya.

Selain faktor pengembangan SDM, kata Nadiem, dirinya ditunjuk menjadi menteri karena memiliki gagasan dan inovasi yang dibutuhkan untuk pendidikan di Indonesia.

"Kedua karena bidang saya kerjaannya melakukan inovasi. Ya bisa dibilang sehari-hari saya ciptakan ruangan kerja sifatnya inovatif. Dan mungkin menurut Pak Jokowi di pendidikan kita ada yang namanya lompatan, bahwa kita diam di tempat itu bahaya menurut pak presiden. Jadinya untuk mencapai lompatan itu ada kesalahan ya itu normal dalam inovasi," ujarnya.

Nadiem melanjutkan, alasan ketiga adalah faktor usia dan dianggap mewakili generasi milenial. "Terakhir adalah karena umur saya juga karena umur saya yang bisa mendekati memahami aspirasi pemuda Indonesia," tandas Nadiem.

Reporter: Delvira Hutarabat

Baca juga:
Jokowi Belum Putuskan Wamendikbud untuk Dampingi Nadiem Makarim
Luhut Bandingkan Diri dengan Nadiem: Umur 35, Saya Masih Gendong Ransel di Timtim
Jokowi Ungkap Mendikbud Nadiem Minta Waktu 100 Hari Rancang Sistem Pendidikan
Mendikbud Nadiem Makarim Belajar Regulasi dengan Pakar Pendidikan
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Jokowi Minta Mendikbud Dikti Pakai Teknologi

(mdk/ray)