Rekapitulasi KPU: Di Banten, Jokowi Kalah dari Prabowo dengan Selisih 1,5 Juta Suara

POLITIK | 15 Mei 2019 17:16 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin harus menelan pil pahit lantaran kalah dari pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Banten. Padahal, Banten adalah tanah kelahiran cawapres 01, Ma'ruf Amin.

Dari pleno rekapitulasi suara Pemilu tingkat nasional, Jokowi-Ma'ruf mendapat 2.537.524 suara. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga meraih 4.059.514 suara. Jokowi kalah dengan selisih 1.521.990 suara.

"Pilpres, pileg dan pemilihan anggota DPD Banten disahkan murni tanpa sanggahan," ujar Komisioner KPU Hasyim Asy'ari menutup sidang rekapitulasi Banten di kantor KPU, Jakarta, Rabu (15/4).

Rapat pleno dipimpin Komisioner KPU Pusat Hasyim Asy'ari. Ketua KPU Banten Wahid membacakan hasil rekapitulasi. Adapun total surat suara sah sebanyak 6.597.038. Suara tidak sah sebanyak 194.128. Total keseluruhan 6791166. Kedua saksi Pilpres dari kubu 01 dan 02 sama-sama menandatangani hasil rekapitulasi tersebut.

Sampai sore ini, sudah 24 provinsi yang merampungkan rekapitulasi Pilpres 2019. Rabu (15/5), pleno telah menyelesaikan empat provinsi, Sulawesi Tenggara, Banten, Jawa Tengah, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat.

Baca juga:
Mengapa Angka Klaim Kemenangan Prabowo Turun Jadi 54,24 Persen di Pilpres 2019?
Di Sumatera Barat, Prabowo Raih 2.488.733 Suara dan Jokowi 407.761 suara
Jokowi-Ma'ruf Amin Keok di Sulawesi Tenggara
Tak akan Gugat Hasil Pilpres ke MK, Kubu Prabowo Serahkan Pada Kedaulatan Rakyat
KPU Sebut Hadir atau Tidaknya Saksi BPN, Pleno Rekap Suara Nasional Tetap Sah

(mdk/noe)