Ridwan Kamil Bertemu Zulhas dan Airlangga, PAN: Tak Berarti Tentukan Capres-Cawapres

Ridwan Kamil Bertemu Zulhas dan Airlangga, PAN: Tak Berarti Tentukan Capres-Cawapres
PAN. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
NEWS | 17 Mei 2022 07:31 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Koalisi Indonesia Bersatu yang digagas Golkar, PAN, PPP belum mau buru-buru menetapkan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung di Pilpres 2024.

Ketua DPP PAN Saleh Daulay mengatakan, koalisi tidak ingin buru-buru menetapkan lantaran tahapan pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden masih lama. Pihaknya fokus untuk membahas formulasi koalisi.

"Kan juga prosesnya masih lama. Pendaftaran capres itu kan masih bulan September 2023. Jadi masih ada waktu yang sangat lama. Kita tidak juga terburu-buru untuk menentukan satu sosok tertentu," ujar Saleh saat dihubungi, Senin (16/5).

Belum genap seminggu koalisi diumumkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah menemui Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Saleh memastikan ketika bertemu dengan Zulhas tidak ada membahas capres-cawapres.

Kendati, Saleh mengakui Kang Emil dan Zulhas memiliki kedekatan. Namun, PAN tidak berarti mendorong Kang Emil untuk menjadi capres dan cawapres.

"Ridwan Kamil itu secara khusus, dia dekat dengan Bang Zul dan PAN, Karena ada banyak kegiatan dan acara-acara PAN yang dihadiri oleh Pak Ridwan Kamil. Tetapi bukan berarti kita sudah membawa calon. Misalnya katankanlah Ridwan Kamil, enggak seperti itu. Sekali lagi bukan seperti itu," jelas anggota Komisi IX DPR RI ini.

Keputusan untuk menetap capres-cawapres juga bukan diambil satu partai saja. Tetapi perlu dibicarakan bersama-sama anggota koalisi lainnya.

"Pembicaraan sosok capres dan cawapres itu kewenangannya nanti ditentukan bersama-sama oleh teman-teman di lintas partai yaitu Golkar, PAN dan PPP," tegas Saleh.

(mdk/ded)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini