Rizal Ramli sebut parpol seperti taksi sewaan

POLITIK | 19 Oktober 2012 13:28 Reporter : Nurul Julaikah

Merdeka.com - Kiprah partai politik saat ini tak ubahnya seperti taksi sewaan. Ada taksi mewah dan taksi tarif bawah. Semua tergantung uang dimiliki.

"Parpol fungsinya tak lebih dari taksi, pakai tarif. Sehingga tokoh yang dipilih cenderung asal pilih. Kalau punya uang Rp 150 miliar saja, pasti ada partai yang mau calonkan jadi calon Presiden," ujar Ketua Umum Aliansi Rakyat Untuk Perubahan Rizal Ramli dalam diskusi 'Adu Figur Atau Adu Partai' di komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (19/10)

Mantan Menko Perekonomian ini pun berandai-andai. Seandainya partai memilih sesuai aspirasi rakyat, pasti akan menghasilkan seorang Presiden yang pro rakyat. Bukan yang tidak terpilih jadi malah terpilih karena uang.

"Kalau pemimpin yang pro rakyat pasti pas, tapi karena selama ini partai tak lebih dari sewaan saja, jadi pasti ada calon yang mendaftar jadi presiden, sehingga tidak ada ikatan. Kan dia beranggapan bahwa sudah bayar sewa jadi beres," tutupnya. (mdk/hhw)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.