Safari ke Samarinda, Ma'ruf Amin Disematkan Gelar Adat Dayak

Safari ke Samarinda, Ma'ruf Amin Disematkan Gelar Adat Dayak
POLITIK | 22 Maret 2019 10:52 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin disematkan gelar adat oleh masyarakat Dayak saat silahturahmi kebangsaan ke Pondok Pesantren Nabil Husen Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (22/3). Ma'ruf diberikan gelar 'Pui Pamboq Bioq Puyan.

Ma'ruf ditemani istri Wury Estu Handayani tiba di pondok pesantren disambut hangat Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kaltim Edy Gunawan Areq Lung. Ma'ruf dan istrinya dipakaikan baju khas Dayak.

"Pagi ini saya merasa berbahagia silatirrahim ke Ponpes Nabil Husen dan saya memperoleh sambutan dari Ketua masyarakat Dayak. Saya juga dapat gelar, artinya pemimpin yang bijaksana," ujar Ma'ruf dalam sambutannya di Pesantren Nabil Husen, Jumat (22/3).

dapat gelar adat dayak

Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kaltim, Edy Gunawan Areq Lung menjelaskan pemberian gelar adat dan pakaian adat kepada sang kiai adalah penghormatan kepada seorang pemimpin. Sudah menjadi budaya tokoh yang dianggap tokoh pemimpin diangkat sebagai keluarga dan guru besar Dayak.

"Setiap kali seorang pemimpin datang kita angkat sebagai keluarga darimanapun latar belakangnya. Di mana pun latar belakangnya kita angkat sebagai pemimpin sebagai penasihat, kita angkat sebagai guru besar kita," ujar dia.

Adapun arti nama gelar yang diberikan kepada Ma'ruf karena Ketum MUI itu disebut sebagai tokoh pemersatu.

"Pui Pamboq ini tokoh guru bangsa sebagai tokoh bangsa yang bijak dalam mempersatukan bangsa dan negara, ini khusus Kaltim pemimpin pemersatu," jelas Kepala Adat Besar Dayak Kaltim Ajang Kedung.

Ajang juga menjelaskan makna pakaian yang disematkan kepada Ma'ruf. Kalung yang dipakai Ma'ruf berarti pemersatu, dan pakaian adalah kepemimpinan.

"Kalau pakaian adalah pakaian kebesaran melindungi beliau dari segala hal jahat," imbuhnya.

Ma'ruf menandatangani prasasti bukti safari kebangsaan di Kaltim. Acara tersebut turut dihadiri pimpinan Ponpes Nabil Husen KH Nasikhin, Ketua TKD Kaltim Safaruddin, pengurus NU Kaltim, pimpinan ponpes se Kaltim, sampai para santri. (mdk/gil)

Baca juga:
Tanggapan Ma'ruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu karena Dianggap Membiarkan Hoaks
Ma'ruf Amin Jamin Bakal Rekonsiliasi Pascapilpres
Indo Barometer: Jokowi Unggul di Aspek Kemampuan, Sandiaga Kalahkan Ma'ruf Amin
Ma'ruf Amin: Kalau Tidak memilih Jokowi Rugi Karena Mulai dari Awal Lagi
Ini Jurus Ma'ruf Amin Yakinkan Swing Voters Pilih Jokowi di Sisa Masa Kampanye
Pengurus Ponpes Hidayatullah Puji Ma'ruf Amin: Salah Satu Tokoh Terbaik Bangsa
Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf, Kiai-Santri Padati Stadion Dome Balikpapan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami