Salim Segaf Soal Pelukan Sohibul-Paloh: Kalau Ada Pemilu Sekarang Naik Suara PKS

POLITIK | 14 November 2019 17:17 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri meminta kadernya untuk melakukan lagi momen seperti pelukan antara Presiden PKS Sohibul Iman dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan elektabilitas PKS.

"Hampir 2-3 Minggu di media sosial, di media mainstream. Kita tingkatkanlah pelukan-pelukan itu tadi. Tadi dengan Pak Gubernur juga berpelukan. Itu saya yakin kalau ada pemilu sekarang naik suara kita itu. Di beberapa negara bisa dipercepat pemilunya itu," kata Salim di Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (14/11).

Salim mengaku ingin kader PKS tetap menjaga silaturahmi dengan semua pihak. "Buka maksud saya silaturahmi itu artinya pelukan dengan semua orang, masalah juga. Kalau saya pelukan 200 juta orang terus pelukan, capek juga. Tetapi bagaimana kita bangun silaturahim, berkumpul, bersilaturahmi, membaur kerja sama," ungkapnya.

1 dari 1 halaman

Tak Mudah Jadi Oposisi

Menurutnya, untuk mencapai posisi saat ini bukanlah hal yang mudah. Tetapi posisi PKS kini juga akan menjadi lebih berat dengan menjadi oposisi.

"Tapi yang akan kita hadapi tak kalah, tambah lagi berat. Apalagi kita nyatakan diri partai kita di luar pemerintahan, oposisi," ucapnya.

Diketahui, PKS menggelar Rakornas pasca Pemilu 2019. Rapat ini rencananya membahas beberapa hal mulai dari pengukuhan sikap PKS sebagai oposisi hingga persiapan Pilkada 2020.

Para petinggi PKS juga hadir dalam acara tersebut. Kepala daerah seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wali Kota Airin Rachmi Diany. (mdk/ray)

Baca juga:
PKS Buka Peluang Koalisi dengan Partai Pemerintah di Pilkada 2020
Sekjen Gelora: Kader PKS Pindah Karena Merasa Tidak Nyaman Lagi
Diminta Tak Acak-acak PKS Lagi, Ini Kata Sekjen Partai Gelora
VIDEO: Hadiri Rakornas PKS, Anies Pamer Prestasi Pimpin Jakarta
PKS Pasang Target Jadi Nomor Satu di Pemilu 2024