Sandiaga Tanggapi Positif Pidato Jokowi Usai Dilantik Presiden Periode Kedua

POLITIK | 20 Oktober 2019 19:28 Reporter : Wisnoe Moerti

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno hadir dalam pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung DPR, Minggu (20/10). Dalam kesempatan itu, Sandiaga mencatat beberapa hal yang disampaikan Presiden Jokowi dalam pidatonya. Sandiaga menilai pidato Jokowi bernuansa optimisme.

"Yang saya catat tadi merupakan suatu harapan, untuk kita bisa tumbuh lebih tinggi dan berkualitas agar jebakan pendapatan kelas menengah bisa dihindari," kata Sandiaga dilansir Antara.

Dia mengapresiasi pidato Jokowi yang baik dan memiliki target spesifik. Dengan target cukup tinggi membuat bangsa Indonesia harus bekerja keras. Salah satunya untuk mengejar pendapatan per kapita yang ditargetkan cukup tinggi.

"Kalau tidak salah tadi saya catat, Rp320 juta pendapatan per kapita per tahun, PDB USD 7 triliun, itu sebuah capaian yang tentunya harus diwujudkan dengan pertumbuhan lebih tinggi dari sekarang," ujar dia.

Sandiaga juga mencatat adanya kebijakan Omnibus Law yakni sebuah undang-undang yang menurutnya menjadi preseden untuk mengganti undang-undang yang menghambat penciptaan lapangan kerja dan undang-undang yang mampu memberdayakan UMKM.

"Itu dua pilar yang menurut bisa dilakukan, satu dorongan besar, strategi untuk dapat pertumbuhan lebih tinggi dan berkualitas," jelas dia.

Sandiaga akan melihat lebih jauh pidato Jokowi untuk memastikan target pemerintahan ke depan selaras dengan pandangan Gerindra. Namun secara garis besar dia menyatakan pidato Jokowi sebuah harapan untuk bangsa bisa tumbuh lebih tinggi.

Baca juga:
Suasana Kediaman Jokowi di Solo Saat Pelantikan Presiden
Usai Pelantikan Jokowi, Ini Harapan Gibran dan Kaesang
Usai Dilantik Jokowi Langsung Tancap Gas, Umumkan Kabinet Besok Pagi
Cantiknya Iriana Jokowi 5 Tahun Lalu dan Sekarang Saat Pelantikan Presiden
Relawan Jokowi-Ma'ruf Gelar Nonton Bareng Pelantikan Presiden
Megawati dan SBY Datang Beriringan Tapi Tak Foto Bersama

(mdk/noe)