Sandiaga Tegaskan Lebih Percaya Survei Internal BPN

POLITIK | 24 Maret 2019 23:56 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno lebih percaya dengan survei internal yang dilakukan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno. Sandiaga menyebut hasil survei internal di BPN lebih bisa dipertanggungjawabkan hasilnya.

Sandiaga mengaku sejak bertarung di Pilgub DKI Jakarta yang lalu dirinya selalu menjadikan hasil survei internal sebagai acuan. Sandiaga mengungkapkan hasil internal yang dipakainya ternyata sesuai dengan hasil di Pilgub DKI Jakarta.

"Saya meyakini bahwa tentunya yang selalu menjadi acuan kita adalah survei internal kita. Ini yang saya lakukan semenjak saya terjun ke politik, mulai dari Pilgub DKI. Kalau di Pilkada DKI (hasil survei internal) sangat akurat. Nah survei internal kita dibandingkan dengan survei yang banyak dipublikasikan (lembaga luar) itu ada perbedaan yang cukup signifikan," kata Sandiaga di Warung Pendopo Dhe' Luweh, Minggu (24/3).

Selain memakai survei internal untuk mengukur elektabilitas, Sandiaga pun memakai survei internal untuk pemetaan masalah. Survei internal tim BPN, sambung Sandiaga, juga dipakai untuk memetakan sejumlah masalah yang dihadapi bangsa Indonesia.

"Sejak awal kami sudah memetakan jika isu utama bangsa ini adalah masalah ekonomi. Khususnya masalah lowongan pekerjaan dan harga bahan pokok, beban biaya hidup yang dirasakan semakin hari semakin berat khususnya untuk masyarakat menengah ke bawah," papar Sandiaga.

Sandiaga menerang masalah-masalah ekonomi yang dihadapi bangsa Indonesia ini menjadi salah satu narasi kampanye Prabowo-Sandiaga. Sandiaga menyebut jika Paslon nomor 02 menjanjikan perbaikan ekonomi bagi bangsa ini.

"Kita terus sampaikan narasi besar Prabowo-Sandiaga adalah perbaikan ekonomi. Kita sebut-sebut ini adalah referendum ekonomi kita. Yang perlu diubah adalah bagaimana mengubah bangsa kaya raya ini yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, potensi yang sangat luar biasa ini untuk menyejahterakan rakyat," papar Sandiaga.

Meskipun demikian Sandiaga mengaku enggan membocorkan hasil survei internal tim BPN. Sandiaga menganggap dinamika di masyarakat terus terjadi yang menyebabkan hasil surveinya pun mengalami perubahan.

"Survei internal kami pakai untuk itu. Hasilnya memang akurat. Hasil akhirnya seperti apa kita tidak bisa terus menerus mengukur karena ini adalah bagian dari dinamika ya dirasakan masyarakat. Kita meyakini angka terakhir yang kita pegang adalah angka yang bisa dipertanggungjawabkan," pungkas Sandiaga.

Sandiaga juga menyindir pihak-pihak yang kerap main klaim hasil raihan suara untuk Pilpres 2019. Sandiaga juga meminta agar para tim kemenangan tidak perang klaim perolehan suara.

"Jangan asyik perang klaim. Ini target 70, ada target 80. Sudah saya bilang kerja saja hasilnya nanti Allah SWT yang menentukan," ungkap Sandiaga.

Sandiaga meminta kepada para pendukungnya agar tak melakukan perang klaim. Sandiaga mengimbau agar baik para tim pemenangan maupun relawan untuk fokus bekerja untuk memenangkan Pilpres 2019.

"Percaya saja. Proses, Insyaallah tidak akan mengkhianati hasilnya," papar Sandiaga.

Sandiaga mengungkapkan jika dirinya yakin pasangan Prabowo-Sandiaga akan meraih kemenangan di DIY. Namun Sandiaga tak mau membeberkan berapa target perolehan suara di wilayah DIY.

"Saya enggak mau berbicara persentase. Tapi saya yakin hasilnya akan positif," urai Sandiaga.

Sandiaga percaya dengan tawaran program ekonomi dan perbaikan ekonomi yang diusung Paslon nomor urut 02 ini banyak masyarakat yang akan memilihnya pada 17 April mendatang.

"Saya yakin kita akan dapat hasil yang bagus di sini (wilayah DIY)," tutup Sandiaga.

Baca juga:
Hasto sebut Sandi Buang Energi Fokus Kampanye di Jateng: Di Sana Tetap 'Banteng'
Sandiaga Promosikan OK OCE ke Anak Muda, Modalnya dari Perbankan
Kampanye Terbuka Perdana, Sandiaga Hadir di Acara Milenial Sragen
Sandiaga Soal Perolehan Suara: Semua Daerah Enggak Ada yang Aman
Sandiaga Minta Jubir BPN dan Fadli Zon Tak Buat Pernyataan Menyerang

(mdk/ded)