SBY Ingin MPR Tampung Masukan Terkait Rencana Amandemen UUD 1945

POLITIK | 16 Oktober 2019 22:14 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Pimpinan MPR berkunjung ke kediaman Presiden ke enam sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10). Dalam pertemuan itu SBY sempat meminta para pimpinan MPR menampung semua gagasan terkait amandemen UUD 1945.

"Dan pesan beliau kalau ada gagasan, ada pemikiran, ada aspirasi tentang rencana perubahan atau amandemen UUD 45 khususnya tentang GBHN jangan dipadamkan. Tampung dan terima semua masukan-masukan itu kita masih punya golden time atau waktu emas yang masih panjang," kata Ketua MPR Bambang Soesatyo usai bertemu SBY.

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini mengatakan, SBY ingin semua aspirasi publik terkait amandemen di terkait amandemen ditampung sebanyak-banyaknya. Sehingga, nantinya, amandemen bisa dilakukan dengan sempurna.

"Berikan seluas-luasnya ke publik untuk berikan masukan atas berbagai perkembangan zaman dan perlu tidaknya nya UUD 45 ini dilakukan perubahan kembali," ungkapnya.

"Dalam bahasan beliau dia hanya ingin menyebutnya sebagai penyempurnaan. Kira-kira itu dari beliau," ucapnya.

Diketahui, pimpinan MPR datang ke kediaman SBY untuk mengantarkan undangan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang. SBY juga menyatakan akan hadir di acara pelantikan tersebut.

Baca juga:
Pimpinan MPR Bahas Rencana Amandemen UUD 1945 dengan SBY usai Pelantikan Jokowi
Bertemu Jokowi, Ketua MPR Pastikan Tak Ubah Pemilihan Presiden dan Periode Jabatan
Wacana Amandemen UUD 1945, Bamsoet Tegaskan Presiden Tetap Dipilih Rakyat
Wapres JK Ingin Amandemen UUD 1945 Terbatas
Ini Kata Ketua MPR Terkait Gerindra dan NasDem Setuju Amandemen UUD 1945
PKB Tolak Amandemen UUD 1945 Secara Menyeluruh

(mdk/ded)