Sekjen PDIP: 76 Tahun RI Merdeka, Paracetamol dan Cairan Infus Kita Masih Impor

Sekjen PDIP: 76 Tahun RI Merdeka, Paracetamol dan Cairan Infus Kita Masih Impor
hasto kristiyanto. ©2020 Merdeka.com/istimewa
NEWS | 17 Agustus 2021 11:42 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, sudah 76 tahun merdeka, Indonesia masih ketergantungan impor dari luar negeri. Hasto menilai, Indonesia belum bisa berdikari karena mental para birokrat yang terjajah kepentingan asing.

"Kini setelah 76 tahun kita merdeka paracetamol saja kita masih impor. Infus cairan infus kita masih impor," ujar Hasto dalam upacara peringatan HUT RI ke-76 yang digelar DPP PDIP di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Selasa (17/8).

"Padahal kita mampu berdikari hanya ada mental-mental di kalangan birokrasi yang masih terjajah oleh kepentingan-kepentingan asing ini sehingga lebih memilih produk produk impor saudara-saudara sekalian," ujar Hasto.

Lebih lanjut, ia bilang bahwa Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning terus menyuarakan berdikari di bidang kesehatan. Momentum pandemi ini harus menjadikan Indonesia bisa berdikari seperti yang diperjuangkan Proklamator Soekarno.

"Ini menjadi momentum kita pandemi Covid-19 ini agar kita benar-benar berdikari sebagaimana yang diperjuangkan oleh Bung Karno," kata Hasto.

Sebab itu, PDIP memberikan penghormatan kepada peneliti vaksin Covid-19 AstraZeneca asal Indonesia Indra Rudiansyah dan Carina Citra Dewi.

"Yang mampu menunjukan force projection di bidang penelitian dengan ikut bersama-sama di dalam proyek penelitian menemukan AstraZeneca saudara-saudara sekalian. Ini membawa kebanggaan bagi kita," kata Hasto. (mdk/ray)

Baca juga:
Peringatan Detik-Detik Proklamasi, Pengendara Disetop & Diminta Ambil Sikap Sempurna
Anies: Pandemi Luruskan Prioritas Negara untuk Lindungi Tiap Tumpah Darah Indonesia
Tali Bendera Putus, Peserta Upacara di Sumba Barat Panjat Tiang
Anies: Kita Semua Memiliki Tanggung Jawab Menuntaskan Janji Kemerdekaan
Anies 'Bedah' Teks Proklamasi: Bangsa Indonesia Ada Sebelum Negara Dinyatakan Hadir

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami