Sekjen PDIP Pilih Fokus Urus Rakyat Ketimbang Bentuk Koalisi Pemilu 2024

Sekjen PDIP Pilih Fokus Urus Rakyat Ketimbang Bentuk Koalisi Pemilu 2024
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 20 Mei 2022 09:54 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tidak setuju apabila pembentukan koalisi pemilu dilakukan sejak awal seperti Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Menurut dia, PDIP punya tanggung jawab menyatukan seluruh parpol yang bergabung dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

"PDI Perjuangan punya tanggung jawab untuk terus membangun kohesifitas dari kerjasama parpol ini, agar apa yang jadi harapan rakyat untuk dijawab oleh Bapak Presiden Jokowi dapat dijalankan. Terlebih masalah pandemi, dampaknya masih kita rasakan sampai saat ini," kata Hasto di Lapangan Banteng Jakarta, Jumat (20/5).

Hasto mengingatkan agar tidak membawa atau membahas Pemilu 2024 terlalu dini. Sebab, saat ini pemilu masih jauh dan masih ada pandemi.

"Meski PDIP menyadari setiap partai juga bersiap kontestasi di 2024 mendatang, tapi kepentingan rakyat harus jauh lebih dikedepankan. Jangan membawa kontestasi terlalu awal," tegas dia.

2 dari 2 halaman

Hasto menilai, pertemuan antara para Ketum Golkar, PPP dan PAN bukan ancaman melainkan bagian dari demokrasi. "Pertemuan apalagi ketum parpol itu sekaligus jadi tokoh nasional, kami selalu berpikiran positif, pertemuan itu merupakan upaya dalam membangun kohesivitas kita bersama sebagai anak bangsa," kata dia.

Saat ini, kata Hasto, pihaknya tidak terburu-buru membangun koalisi apalagi takut tertinggal dengan sudah terbentuknya KIB.

"Pemilu itu ada tahapan-tahapannya, ada skala prioritas, kita membagi energi yang terbatas itu fokusnya untuk rakyat saat ini," kata dia.

"Dalam membangun kerjasama parpol dan dengan melihat tantangan yang dihadapi pemerintahan Presiden Jokowi, maka lebih baik saat ini kita menunjukkan upaya agar daya prestasi Pak Jokowi semakin hebat," pungkas dia.

Baca juga:
PPP Ungkap Syarat Capres dan Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu
PDIP Soal Perjanjian Batu Tulis: Deadline September 2023, Mengapa Terburu-buru?
Airlangga: Koalisi Indonesia Bersatu Siap Lanjutkan Pembangunan Era Jokowi
Selain Ridwan Kamil, PAN Akui Dekat dengan Anies dan Ganjar
KIB Ingin Akhiri Polarisasi, Pengamat: Efektif untuk Kelompok Pemula
Duet Prabowo-Puan atau Ganjar-Sandi Tergantung Lawan Politik
PDIP Pede Usung Capres Sendiri, Demokrat Pertimbangkan Poros Ketiga Koalisi Pilpres

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini