Senior Demokrat Tak Yakin AHY dan Ibas Bakal Bertarung di Kongres

Senior Demokrat Tak Yakin AHY dan Ibas Bakal Bertarung di Kongres
POLITIK | 11 Maret 2020 21:07 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Partai Demokrat akan menggelar Kongres V di Jakarta pada 14-16 Maret 2020. Agenda pemilihan ketua umum periode berikutnya bakal digelar.

Senior Demokrat, Max Sopacua tidak yakin dengan rumor pertarungan keluarga antara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Menurutnya, keduanya tidak akan saling bertarung merebut takhta penerus ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Nama keluarga sangat penting saya pikir Ibas maupun AHY sangat menjunjung tinggi nama keluarga itu. Saya tidak memprediksi atau tidak lihat bahwa akan terjadi persaingan yang ketat antara keduanya di Kongres," ujar Max saat dihubungi, Rabu (11/3).

Dia menilai, nama keluarga 'Yudhoyono' ini penting. Sehingga, Max memprediksi AHY dan Ibas akan menjaga nama keluarganya dan tak akan bertarung.

Menurutnya, SBY akan mempersiapkan salah satu dari putra mahkota sebagai penerusnya. Max menilai jika aklamasi kepada salah satu calon bukan hal yang tabu.

"Mereka berdua adik kakak, enggak mungkin mereka berdua akan bertengkar. Salah satu pasti akan didukung," ucapnya.

Kemungkinan keluar calon lain, menurut Max bukan hal mustahil. Dia menyinggung nama mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang belakangan namanya cukup santer.

Gatot, yang bukan kader Demokrat akan kesulitan karena ada syarat calon ketua umum. Minimal pernah menjadi kader dan pengurus minimal dua tahun.

"Kita tahu prosedur AD/ART ga bisa dilangkahi itu. Artinya bisa diubah tapi di kongres luar biasa baru bisa mengubah AD/ART," kata Max.

Kendati Kongres V dipercepat, Max menilai bukan Kongres Luar. Sudah sesuai jadwal lima tahunan. Hanya tanggalnya saja dipercepat. Dia minta DPP memberikan penjelasan.

Max berpikiran positif bahwa percepatan Kongres bukan cara agar terjadi aklamasi. Menurutnya aklamasi itu merupakan hal yang wajar. Namun, dia mengingatkan jangan sampai ada aklamasi yang sudah dirancang.

"Aklamasi itu tidak haram karena asa di anggaran dasar, tapi persoalan sekarang aklamasi itu jangan diusahakan aklamasi tapi aklamasi itu terjadi karena memang tak ada calon lain lagi," kata dia. (mdk/bal)

Baca juga:
Kembali Jadi Pengamat, Roy Suryo Mundur dari Partai Demokrat
Kongres Demokrat Digelar Mendadak, Mubarok Berharap Tak Ada Aklamasi
NasDem-Golkar Usul PT 7 Persen, PAN dan Demokrat Teriak
Syarief Hasan: Kongres Demokrat Digelar 14-16 Maret, Karena Mau Pilkada
Demokrat Medan Benarkan Kongres ke-V Digelar 14-16 Maret di JCC
Kongres Demokrat ke-V Digelar 14-16 Maret di JCC?

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menjawab Keluhan, Menyiasati Keadaan - MERDEKA BICARA with Ganjar Pranowo

5