Soal AHY Tak Masuk di Kabinet, PDIP Tegaskan Menteri Hak Prerogatif Presiden

POLITIK | 28 Oktober 2019 20:17 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo alias Jokowi sudah mengumumkan menteri dan wakil menteri yang masuk Kabinet Indonesia Maju. Dari sejumlah nama diumumkan, tidak ada nama Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY yang sempat diisukan bakal menjadi menteri di periode kedua Jokowi.

Politikus Demokrat, Andi Arief, sempat menyindir soal tidak dipilihnya AHY karena adanya campur tangan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, tak mau ambil pusing dengan celotehan Andi karena pemilihan Menteri adalah hak prerogatif Presiden.

"Itu kan hak prerogatif Presiden," kata Hasto di GOR Bulungan, Jakarta, Senin (28/10).

Dia menuturkan, Andi Arief pasti tahu akan hal ini. Sebab Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pernah menjadi Presiden.

"Pak SBY juga pernah jadi Presiden. Jadi Pak Andi Arief tahu," pungkasnya.

Sebelumnya, Andi merasa penolakan terhadap AHY ada peran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Keresahan itu diungkapkan dalam unggahan melalui media sosial Twitter. Menurut dia, dendam lama antar SBY dan Megawati dianggap sebagai pemicu. Alhasil wakil ketua umum Partai Demokrat itu dicoret dari daftar calon menteri.

"Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati hanya pada Pak @SBYudhoyono, ternyata turun juga ke anaknya @AgusYudhoyono. Tadinya saya melihat Pak Jokowi mampu meredakan ketegangan dan dendam ini, rupanya belum mampu," kata Andi, dikutip Sabtu pekan lalu.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Baca juga:
Menteri Edhy Prabowo Mengaku Tak Punya Program 100 Hari
Perizinan Hingga Tenaga Kerja, Tuntutan Pengusaha ke Menteri Kabinet Baru
Tak Masuk Kabinet, Hanura Pertanyakan Kebersamaan Parpol TKN Jokowi-Ma'ruf di Pilpres
Waketum Demokrat Tepis Isu AHY Gagal Jadi Menteri Karena Dendam Mega ke SBY
Kecewa Tidak Masuk Kabinet, Hanura Merasa Ditinggalkan Jokowi
Puan: Tak Mungkin Semua Masuk, Membangun Bangsa Enggak Harus di Kabinet
Puan Tepis Tudingan Soal AHY Gagal Jadi Menteri Akibat Dendam Mega ke SBY

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.