Soal Kepulangan Habib Rizieq, Masinton Ingatkan Rekonsiliasi Tanpa Embel-embel

POLITIK | 9 Juli 2019 18:45 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Politikus partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menilai rekonsiliasi antara presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto harus berdasarkan ketulusan dan tanpa embel-embel. Hal ini, ia katakan terkait dengan ucapan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani yang mengatakan kepulangan Habib Rizieq Syihab dan pembebasan tokoh pendukung Prabowo dari kasus hukum adalah syarat terjadinya rekonsiliasi.

"Maka rekonsiliasi ini harus dimaknai dalam rangka menjalin kebersamaan persaudaraan dan persatuan tanpa ada embel-embel lain. Semangatnya keluhuran dan ketulusan itu," kata Masinton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7).

Masinton mengingatkan tidak boleh ada intervensi apapun dalam setiap kasus hukum. Karena itu, dia mengingatkan harusnya tak ada embel-embel untuk rekonsiliasi.

"Kita kan negara berdasar atas hukum, proses penegakan hukum kan harus kita hormati dan tidak boleh diintervensi. Maka dalam rekonsiliasi tidak boleh ada embel-embel lain, tidak untuk kepentingan orang per orang, tapi untuk kepentingan seluruh elemen bangsa," ungkapnya.

Anggota Komisi III DPR ini pun berguyon soal beberapa cara yang bisa ditempuh Rizieq bisa pulang ke Indonesia. Di antaranya melalui jalur transportasi udara dan jalur laut.

"Ya kan kalau pulang itu bisa lewat pesawat bisa lewat laut kalau darat kayaknya belum ada kendaraan bus antar negara," selorohnya.

"Saya rasa kalau mau pulang, jalurnya tahu yah, transportasi udara, bisa transportasi laut, dan sampai di Indonesia disambut dengan tangan terbuka dan tidak ada dihalangi atau dibatasi," tandasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani membenarkan Ketua Umumnya, Prabowo Subianto memberi syarat pemulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab untuk rekonsiliasi dengan Jokowi. Selain itu Prabowo, juga ingin para tokoh yang dikirim Polisi segera dibebaskan.

"Ya, keseluruhan bukan hanya itu (pemulangan Habib Rizieq). Kemarin-kemarin kan banyak yang ditahan-tahanin perbedaan orang," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta , Selasa (9/7).

(mdk/bal)