Survei Polmark: Jokowi belum ada di zona aman Pilpres 2019

Survei Polmark: Jokowi belum ada di zona aman Pilpres 2019
Jokowi dan Prabowo naik kuda. ©REUTERS/ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
POLITIK | 18 Desember 2017 13:48 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Hasil survei Polmark Indonesia masih menempatkan nama Joko Widodo di posisi teratas survei elektabilitas calon presiden dibandingkan kandidat lain. Namun tingkat kemantapan pemilih untuk memilih calon presiden masih rendah yaitu 49,5 persen. Artinya, Joko Widodo (Jokowi) belum aman.

Polmark merilis elektabilitas Jokowi sebagai calon presiden mencapai 50,2 persen. Namun, hanya 30,5 persen pemilih yang telah mantap menjatuhkan pilihan pada Jokowi. Sementara pesaing terberat Jokowi, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan elektabilitas 22 persen dengan pemilih yang telah mantap sekitar 9,9 persen.

"Sekalipun elektabilitas Jokowi sudah mencapai 50,2 persen ternyata pemilih mantapnya baru 30,5 persen. Jumlah pemilih mantap Prabowo bahkan masih sangat terbatas 9,9 persen," kata CEO PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah di Resto Batik Kuring, kawasan SCBD, Jakarta, Senin (18/12).

Menyusul Jokowi dan Prabowo, Direktur The Yudhoyono Institute yakni Agus Harimurti Yudhoyono dengan elektabilitas 4,8 dengan jumlah pemilih yang mantap mendukungnya hanya 2,4 persen. Posisi selanjutnya ada nama Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan yang elektabilitasnya tercatat 4,5 persen dengan pemilih yang sudah mantap 2 persen. Nama lainnya adalah mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan elektabilitas 2 persen dan pemilih mantap 1,1 persen.

Eep menyimpulkan, dari hasil survei ini, kontestasi Pilpres 2019 sebenarnya masih sangat cair. Ini karena lebih dari separuh jumlah pemilih di Indonesia masih bisa berubah pilihannya.

"Ini mengindikasikan dua hal sekaligus, Jokowi belum ada dalam 'zona aman keterpilihan' dan pintu bagi kemungkinan munculnya kandidat alternatif masih terbuka," ujarnya.

Survei elektabilitas para tokoh di Pilpres 2017 ini dilakukan pada 13-25 November 2017. Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 2600 responden dengan proporsi imbang antara laki-laki dan perempuan. Seluruh data dari responden didapat secara langsung melalui wawancara.

Adapun metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error 1,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami