Survei SMRC: Ganjar, Sandi, RK Lebih Mudah Naikkan Elektabilitas

Survei SMRC: Ganjar, Sandi, RK Lebih Mudah Naikkan Elektabilitas
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. ©2021 Youtube Ruang Ganjar
POLITIK | 13 Juni 2021 18:41 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) merilis tingkat tahu dan suka publik dari sejumlah tokoh nasional yang digadang menjadi capres di Pemilu 2024. Hasilnya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto paling dikenal publik sampai 98 persen. Namun, tingkat disukainya hanya 78 persen.

Figur kedua paling dikenal adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 83 persen. Tingkat disuka publik juga lebih rendah yaitu 75 persen.

Berikutnya yang dikenal paling tinggi adalah Menparekraf Sandiaga Uno di angka 83 persen. Tingkat disukai cukup tinggi yaitu 85 persen.

Menariknya tokoh seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang memiliki elektabilitas capres tinggi, tingkat diketahui hanya 57 persen. Namun disukai masyarakat hingga 84 persen.

Begitu juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil lebih tinggi tingkat disukai mencapai 85 persen. Tapi tingkat dikenalnya hanya 65 persen.

Tokoh lain yang serupa adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan disukai mencapai 81 persen, tetapi diketahui hanya 48 persen. Mensos Tri Rismaharini juga demikian disukai sampai 84 persen tapi dikenal 54 persen.

Survei ini juga mencatat tingkat dikenal dan disukai Ketua DPR Puan Maharani, yang jadi pesaing Ganjar di internal PDIP. Puan dikenal sebesar 58 persen, namun tingkat disukai cukup rendah yaitu 58 persen.

Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad menjelaskan, implikasi dari tingkat disukai dan dikenal adalah memperlihatkan tokoh yang paling kompetitif untuk dikampanyekan. Mereka adalah Ridwan Kamil, Sandiaga, Ganjar, Risma, dan Khofifah.

"Karena untuk dipilih seorang yang dikenal harus disukai maka untuk sementara yang paling kompetitif untuk dikampanyekan adalah: Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, dan Khofifah," katanya saat rilis secara daring, Minggu (13/6).

Lebih lanjut, Saidiman mengatakan, kenaikan kedikenalan berpotensi menaikan elektabilitas karena punya resistensi lebih kecil dibanding nama lain.

"Mereka kalau disosialisasikan secara intensif kemungkinan akan mendapat elektabilitas lebih baik daripada nama-nama lain," katanya.

"Mereka yang potensial tersebut bukan ketua partai dan bukan elite partai. Ridwan, Sandiaga, Ganjar, Risma, Khofifah. Ini tantangan bagi elite partai bahwa pemilih lebih menyukai tokoh-tokoh di luar elite partai," jelas Saidiman.

SMRC menggelar survei nasional melalui wawancara lapangan pada 21-28 Mei 2021. Responden dipilih dengan metode multistage random sampling sebesar 1220 responden. Margin of error survei sebesar kurang lebih 3,05 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (mdk/rnd)

Baca juga:
Jokowi Cerita Relawannya Sudah Dirayu Dukung Kandidat Capres di 2024
Jokowi Minta Relawannya Tak Buru-buru Dukung Capres 2024
Survei SMRC: Prabowo Unggul di Pemilih yang Tak Puas dengan Jokowi
Survei SMRC: Tanpa Pemilih PDIP, Ganjar Bisa Unggul dari Prabowo dan Anies
Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo-Ganjar Naik, Anies di Posisi Ketiga
Prabowo Bicara Kemungkinan Maju di Pilpres 2024: Its Not That Easy

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami