Surya Paloh Bertemu Presiden PKS, PDIP Ingatkan Jangan Main Politik Dua Kaki

POLITIK | 31 Oktober 2019 16:02 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Ketum Partai NasDem Surya Paloh bertemu dengan Presiden PKS Sohibul Iman pada Rabu (30/10) kemarin. Wasekjen PDI Perjuangan (PDIP), Arif Wibowo ingatkan parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf tidak bermain politik dua kaki.

NasDem sendiri merupakan bagian partai pendukung pemerintah yang mengusung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019. Sementara, PKS tetap konsisten menjadi oposisi.

"Kami meminta kepada semua partai koalisi untuk taat asas, untuk menjaga sikap dan tindakan yang etis sebagai partai koalisi pemerintahan. Dengan demikian tidak boleh seharusnya politik dua kaki itu dihindari oleh setiap partai koalisi pendukung pemerintah," kata Arif di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10).

Arif menyebut, kewajiban terpenting parpol koalisi pemerintah adalah menjaga pemerintahan Jokowi-Ma'ruf agar sukses, efektif menjalankan tugas pokok fungsi dan tanggung jawabnya untuk lima tahun kedepan.

"Dengan demikian seharusnya sudah tidak ada lagi proses tawar menawar. namanya komitmen itu ada loyalitas dan kesetiaan," ucapnya.

Meski begitu, Arif menghargai sikap partai NasDem berkomunikasi dengan parpol lain. Namun, baiknya tetap sadar pada sikap awal.

"Itu otonomi masing-masing partai semua partai prinsipnya boleh saja berkomunikasi tapi mesti sadar, tahu dan paham batas-batas dari komunikasi menyangkut substansi komunikasi," kata Arif.

"Kalau urusannya menjalin silaturahim antar-partai saya kira itu suatu keniscayaan," pungkasnya.

Baca juga:
NasDem Puji Sikap PKS Konsisten Jadi Oposisi dan Mengawasi Pemerintah
NasDem Sebut Pertemuan Paloh & Sohibul untuk Pastikan PKS Bebas dari Radikalisme
Surya Paloh Buka Kemungkinan NasDem Berseberangan dengan Pemerintah
VIDEO: Keharmonisan PKS dan NasDem, 'Saudara Tua' yang Berbeda Arah
NasDem akan Gelar Kongres, Kader Muda Ingin Kembali Dipimpin Surya Paloh

(mdk/ray)