Surya Paloh: Tidak Selamanya yang Kawan Tetap Menjadi Kawan

POLITIK | 17 Juli 2019 11:14 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Umum NasDem Surya Paloh menyampaikan, dalam politik itu tak selamanya kawan menjadi kawan. Begitu pula lawan, tak selamanya lawan. Hal ini disampaikannya saat memberikan pembekalan kepada para calon legislatif NasDem yang terpilih, di Akademi Bela Negara NasDem.

Dia awalnya menceritakan, bagaimana dirinya saat hendak maju sebagai caleg untuk DPR RI pada tahun 1977. Yang ternyata diminta oleh Menpora saat itu Abdul Gafur, untuk tak maju menjadi Caleg DPR, tetapi menempatkan dirinya di kursi MPR RI.

Surya Paloh sempat merasa tidak terima, namun tetap menjalankannya. Sampai ketika, dirinya menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Golkar, Abdul Gafur berniat maju sebagai Calon Gubernur, dan dirinya memberikan rekomendasi dan menolongnya untuk bisa duduk di kursi tersebut.

"Ini referensi bagi saudara semuanya. Apa pesan moralnya? Tidak selamanya yang kawan tetap menjadi kawan. Dan yang kita anggap menjadi lawan, tetap menjadi lawan," kata Surya di Jakarta, Rabu (17/7).

Dia menuturkan, untuk menyikapi dinamika politik seperti itu, maka dibutuhkan kearifan di setiap diri.

"Di sini dibutuhkan kearifan kepada saudara-saudara semuanya," tukasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Surya Paloh: Jokowi Adalah Kader Partai NasDem
Belum Diminta Jokowi, NasDem Siapkan Prananda Paloh Buat Calon Menteri
Tolak Kubu Prabowo, NasDem Ingin Paket Pimpinan MPR Diisi Koalisi Jokowi
NasDem Gelar Sekolah Legislatif, Jokowi Dijadwalkan Beri Kuliah Umum
3 Politikus Muda Anak Petinggi Partai Berpeluang Besar Jadi Menteri Jokowi
Tak Sodorkan Nama Calon Menteri ke Jokowi, NasDem Promosikan Putra Surya Paloh
Sekjen NasDem Ingatkan Bahaya Oligarki Kekuasaan Jika Gerindra Bergabung Pemerintah

(mdk/rnd)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com