Tak Bahas Pilpres 2024, Sohibul Iman dan Surya Paloh Bertemu Baru Bangun Kesepahaman

POLITIK | 30 Oktober 2019 20:43 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengaku pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, untuk membuka komunikasi politik tahap awal. Dia meminta kepada semua pihak untuk tidak langsung menyimpulkan lebih jauh pertemuan tersebut.

"Jadi saya sampaikan begini ya, saya minta jangan jumping ya. Ini proses politik yang merupakan proses awal. Tujuannya satu saja membangun kesepahaman," kata Sohibul di Markas DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (30/10).

Sohibul melanjutkan, tidak ada pembicaraan terkait sikap politik kedua partai ini. Termasuk pembicaraan mengenai koalisi pada Pemilihan Presiden 2024. Menurutnya, hal tersebut spekulasi yang terlalu jauh.

"Kita belum berbicara tentang bagaimana langkah selanjutnya, apalagi berbicara pilpres. Tadi adalah menyamakan persepsi tentang bangsa, tentang berbagai persoalan negeri, jadi baru membangun kesepahaman," jelas dia.

Meski menampik, Sohibul tetap membuka ruang terhadap segala komunikasi yang cair. Salah satunya, seperti konsolidasi untuk pemilihan kepala daerah atau Pilkada.

"Nanti kita akan komunikasi, nah dari komunikasi itu mungkin nanti ada peluang untuk kita bekerja sama, misal di Pilkada gitu. Tapi itu belum kami bicarakan hari ini," Sohibul menandasi.

Reporter: Ditto Radityo
Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Baca juga:
Surya Paloh Sambangi PKS: Belum Sampai Berkoalisi, Kita Dulukan Pendidikan Politik
Surya Paloh Bantah Pertemuan dengan PKS Bicarakan Pilpres 2024
Sebut Saudara Tua, NasDem dan PKS Bentuk 3 Kesepahaman Politik
Surya Paloh Bertemu Sohibul Iman, Ketum PAN Lihat Tanda Koalisi Pilpres 2024
Didampingi Sekjen, Surya Paloh Sambangi DPP PKS
Fit and Proper Test Idham Azis, PKS Singgung Hubungan Polri dan Umat Islam Renggang
Sambangi DPP PKS, Ketum NasDem Surya Paloh Disambut Sohibul Iman

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.