Tekan pungli dan suap di Sumut, Djarot terapkan e-budgeting, Edy perbaiki moral

Tekan pungli dan suap di Sumut, Djarot terapkan e-budgeting, Edy perbaiki moral
Pengundian nomor urut Pilgub Sumut. ©2018 Merdeka.com/Yan M
POLITIK | 5 Mei 2018 19:48 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat perdana Cagub-Cawagub Sumut, di Santika Premiere Dyandra Hotel, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (5/5) malam. Perdebatan diawali dengan pemaparan misi dan visi dari masing-masing pasangan.

Debat selanjutnya setiap pasangan menjawab pertanyaan diberikan panelis yang dibacakan pembawa acara terkait langkah konkret apabila terpilih dalam menangangi pungutan liar, transaksi pembahasan pengesahan APBD dan jual beli jabatan. Kesempatan pertama ini diberikan kepadangan pasangan Cagub-Cawagub nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

Djarot mengatakan, untuk menekan persoalan itu dengan menerapkan sistem elektronik atau e-budgeting. Menurut Djarot, apabila terpilih nantinya ia akan membentuk satu ruangan khusus untuk menampung berbagai keluhan warga.

"Suap APBD, pungutan liar, ini adalah masalah kronis oleh sebab itu mindset dari ASN dan DPRD harus kita ubah dengan cara kami sudah punya pengalaman sistem elektronik atau e-budgeting sangat penting termasuk kami membentuk satu ruangan atas berbagai keluhan-keluhan yang ditimbulkan oleh pelayan yang ditimbulkan Pemprov Sumut," kata Djarot.

Sementara itu, Edy Rahmayadi mengatakan, sistem demokrasi Indonesia khususnya di Sumut itu sudah baik. Menurutnya, tidak ada yang salah aturan di Sumut, sudah dilakukan dan orang-orangnya yang menjaga orang orang terpilih.

"Salah sekali salah rakyat Sumut masih banyak yang baik. Yang kedua bersangkutan DPRD tugas DPRD sudah jelas membuat undang-undang. Jadi kalau sampai menerima pungli berasti manusianya tak beriman, makanya jangan sekali kali menggadaikan iman. Jangan salahkan, jangan mengkambinghitamkan Sumut. Sumut adalah geografinya nomor satu. Sumut sudah baik," kata Edy. (mdk/gil)

Baca juga:
LSI Denny JA: Edy Rahmayadi ungguli Djarot di Pilgub Sumut 2018
Demo di Gedung DPRD, Mahasiswa tuding polisi tak netral di Pilgub Sumut
Seratusan mahasiswa di Medan desak polisi tuntaskan kasus JR Saragih
PDIP: Djarot-Sihar menang, Jokowi makin kuat di Pilpres 2019
Demokrat tegaskan JR Saragih dukung Djarot-Sihar pernyataan pribadi bukan partai
Golkar Toraja Utara berjuang Mati-matian menangkan NH-Aziz
Bawaslu Sumut bingung polisi di Gakkumdu belum serahkan JR Saragih ke jaksa

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami