Hot Issue

Tersengat Pidato Puan Maharani

Tersengat Pidato Puan Maharani
POLITIK | 7 September 2020 10:38 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, banjir kritik. Penyebab utamanya, ketika Puan meminta Sumatera Barat untuk mendukung negara Pancasila.

Pernyataan itu disampaikan Puan dalam pidatonya saat mengumumkan rekomendasi PDIP untuk bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat. PDIP semula memberikan dukungan untuk pasangan politikus Partai Demokrat, Mulyadi dan Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni.

"Semoga Sumatera Barat bisa menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila," kata Puan membacakan rekomendasi saat pengumuman calon kepala daerah PDIP gelombang lima secara daring, Rabu (2/9).

Kritik dari Parpol

Pernyataan Puan tersebut menuai polemik. Partai politik menyesalkan sekaligus mempertanyakan maksud Puan menyinggung soal sikap warga Sumatera Barat terhadap Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.

"Mbak Puan menyatakan "Semoga Sumatera Barat menjadi Provinsi yang memang mendukung Negara Pancasila". Pernyataan ini sangat menyakitkan hati kami sebagai orang Sumatera Barat," ungkap Juru Bicara PKS, Handi, Rabu (3/9).

Dia juga mengingatkan Puan, siapa saja tokoh yang mendirikan bangsa ini dan penggagas Pancasila. Selain Bung Karno, ada Bung Hatta, Sutan Syahrir dan Tan Malaka yang merupakan tokoh bangsa asal Sumatera Barat.

"Ini menunjukkan Pancasila lahir dari kekayaan budaya dan pemikiran para leluhur kami," ujarnya.

Sikap tegas juga disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat (Sumbar), Andre Rosiade. Dia pastikan warga Sumatera Barat sangat Pancasilais. Oleh karena itu, dia meminta Puan memberikan klarifikasi atas ucapannya.

"Saran saya supaya tak berpolemik berkepanjangan Mba Puan ini klarifikasi. Jangan sampai, mohon maaf, Mba Puan punya persepsi karena PDIP tak menang di Sumbar seakan akan kami tak Pancasilais gitu. Kami sangat Pancasilais," tutup Andre.

Puan juga diminta lebih banyak belajar sejarah. Sebagai pejabat negara, Puan dinilai tak patut berkata demikian.

"Saya sangat menyayangkan seorang pejabat negara, petinggi partai mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan kegaduhan bagi masyarakat. Saya minta kepada Ibu Puan untuk belajar sejarah, siapa pendiri bangsa ini, siapa yang merumuskan UUD dan Pancasila itu adalah tokoh yang berasal dari Sumatera Barat," tegas Anggota DPR RI Fraksi PAN, Guspardi Gaus.

Baca Selanjutnya: Sempat Dilaporkan ke Polisi...

Halaman

(mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami