TII: Kader Parpol Kelola PKH Rentan Disalahgunakan dan Rugikan Rakyat

TII: Kader Parpol Kelola PKH Rentan Disalahgunakan dan Rugikan Rakyat
POLITIK | 5 Agustus 2020 12:21 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Peneliti Transparency International Indonesia (TII) Alvin Nicola mengkhawatirkan keterlibatan para Kader PDIP dalam Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial (PKH Kemensos) sarat akan kepentingan.

"Tentu keterlibatan kader partai dalam mengelola PKH sangat rawan kepentingan. Jika dikelola oleh kelompok tertentu, akan rentan disalahgunakan dan berdampak merugikan masyarakat," ujar Alvin kepada merdeka.com, Rabu (5/8).

Dia mencontohkan, apabila benar banyak kader PDIP yang mengikuti dan lolos dalam PKH bisa saja berpotensi disalahgunakan untuk menghidupi jaringan partai di daerah. Bukan dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan sebagaimana tujuan PKH.

"Yang jelas bansos sebagaimana blok-blok anggaran besar lainnya tentu jadi salah satu target bancakan ya, target area berpotensi adanya tindak korupsi," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya PDIP menginstruksikan kadernya untuk...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami