Timses Jokowi sebut Farhat Abbas dipolisikan urusan pribadi

POLITIK | 19 September 2018 17:46 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, Farhat Abbas dipolisikan atas unggahan di Instagram oleh Advokat Senopati 08. Politikus PKB itu dilaporkan atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua KIK, Johnny G Plate mengatakan laporan terhadap Farhat tersebut bukan urusan tim kampanye. Menurutnya, pengacara itu sudah tahu apa yang harus dilakukan.

"Itu urusannya pribadi. Saya pikir Farhat tahu apa yang sudah dilakukan," kata Johnny di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (19/9).

Johnny menyebutkan tim kampanye sibuk mengurusi persiapan kampanye Pilpres. Sehingga tak memberikan bantuan kepada Farhat.

"Kami sedang mengurus pilpres mengurus pilpres," imbuhnya.

Diberitakan, Advokat Senopati 08 melaporkan politikus PKB, Farhat Abbas ke Bareskrim Mabes Polri, Gambir, JakartaPusat. Ia dilaporkan diduga telah melakukan penyebaran ujaran kebencian melalui akun Instagram pribadinya, @farhatabbastv226.

Postingan Farhat yang dipermasalahkan oleh Advokat Senopati 08 adalah yang menyatakan 'Yang Pilih Pak Jokowi Masuk Surga! Yang Gak Pilih Pak Jokowi dan Yang Menghina, Fitnah & Nyinyirin Pak Jokowi! Bakal Masuk Neraka!'. Laporan tersebut dilayangkan atas nama Zainal Abidin.

"Tentunya pernyataannya semacam ini menyesatkan, di ajaran agama mana pun tidak ada seperti ini. Orang masuk surga karena perbuatan baik bukan karena milih Pak Jokowi," kata pengacara pelapor, Ferry Firman Nurwahyu di kantor Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (18/9).

Baca juga:
Farhat Abbas dipolisikan terkait postingan 'Pilih Pak Jokowi Masuk Surga'
Prabowo tanggapi kubu Jokowi: Waduh aku masuk neraka dong
Politisi Gerindra: Yang menentukan masuk surga bukan Farhat Abbas atau Jokowi
Tulis 'Pilih Pak Jokowi Masuk Surga', Farhat Abbas ditegur tim kampanye
Farhat Abbas dan Sonny Tulung deklarasi 'Biar Pakde Jokowi Saja'
Jokowi anugerahi ayah Farhat Abbas Bintang Mahaputra Nararya

(mdk/dan)