Tinggalkan Jabatan Wapres, Ini Rahasia JK yang Dibongkar Oleh Orang-Orang Terdekat

POLITIK | 18 Oktober 2019 05:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum

Merdeka.com - Masa jabatan Jusuf Kalla (JK) sebagai wakil presiden tinggal menghitung hari. JK akan melepas kursi wapres pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang.

Jabatan Wapres akan pindah kepada Ma'ruf Amin. Selama lima tahun menjadi wapres, banyak cerita suka duka dilalui JK. Tak hanya itu, sisi lain JK pun terungkap dari orang terdekatnya. Berikut ulasannya:

1 dari 5 halaman

Tak Pernah Bilang I Love You ke Istri

Sisi lain Wapres Jusuf Kalla (JK) terungkap dari orang-orang terdekatnya. Salah satunya ialah juru bicara JK Husain Abdullah. Husain mengatakan selama menjadi jubir JK, ada satu momen yang tak akan pernah dilupakannya yaitu saat sebait puisi JK untuk istrinya, Mufidah Jusuf Kalla.

Ketika itu, JK mengurung diri di ruangannya selama tiga hari. Dia tak ingin ada yang mengganggu. Rupanya saat Husain mencoba masuk ke ruangan, JK tengah mempersiapkan pidato untuk perayaan usia pernikahan ke-50 tahun. Dalam sebuah bait itu tertulis permohonan maaf JK jika dia tak pernah bilang I Love You.

"Salah satu baitnya yang saya ingat 'maafkan saya karena tidak pernah bilang I Love You kepadamu," kata Husain dalam acara Mata Najwa, Rabu (16/10) malam.

2 dari 5 halaman

Senjata yang Wajib Dibawa

Selama menjabat sebagai wakil presiden, ada beberapa barang yang wajib dibawa oleh Jusuf Kalla (JK). Juru bicara JK, Husain Abdullah menyebut barang itu sebagai senjata.

"Pak JK punya senjata pamungkas, kalau polisi kan ada pistolnya. Kalau Pak JK itu pulpen harus ada. Terus catatan kecil. Di tas ajudan itu kopiah, sisir, buku UUD 45 itu harus ada di dalam. Satu lagi yang tak kalah pentingnya oleh Pak JK adalah kalkulator," kata Husain dalam acara Mata Najwa, Rabu (16/10) malam.

3 dari 5 halaman

Uring-uringan Baterai Jam Tangan Abis

Sebuah jam tangan seharga Rp 250 ribu ternyata selalu melekat di tangan kiri Wapres Jusuf Kalla. Jam tangan dengan desain tipis dibeli sekitar 10 tahun lalu di India. Menurut Juru bicara JK, Husain Abdullah jam tangan itu sangat disukai JK sehingga selalu dipakai dan tak pernah lepas.

Padahal jam tangan itu bukan barang bermerek. Namun jika batu baterainya sudah habis, JK bisa uring-uringan.

"Itu kalau baterainya habis, bisa satu kantor repot kalau nyari. Mungkin lebih mahal urusan cari baterainya daripada harga jam tangan Pak JK," kata Husain dalam acara Mata Najwa, Rabu (16/10) malam.

4 dari 5 halaman

Selalu Makan Masakan Istri

Sisi lain Wapres Jusuf Kalla (JK) terungkap dari istrinya, Mufidah Jusuf Kalla. Mufidah mengungkapkan bahwa selama ini JK harus selalu makan masakannya. Kemana pun dan di mana pun, soal makanan JK hanya ingin buatan sang istri.

Oleh karena itu, setiap harinya Mufidah selalu membuatkan makanan untuk JK dibawa ke kantor. Bukan hanya untuk JK tapi Mufidah membawakan untuk porsi 10 orang. JK pun membenarkan hal itu.

"Kalau kita mau makan enak bawa dari rumah dari ibu. Semuanya enak yang penting masakan ibu. Tapi semua staf juga menikmati," kata JK dalam acara Mata Najwa, Rabu (16/10) malam.

"Dikirim bukan buat sendiri, paling buat 10 orang," sambung Mufidah.

5 dari 5 halaman

Tak Kasih Uang Belanja

Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan selama menjadi wakil presiden, dirinya tak pernah mencampuradukan urusan pekerjaan dengan keluarga. Ketika berada di rumah JK fokus dengan keluarga.

JK pun bercerita tak pernah mencampuri urusan rumah. Semua diatur oleh istrinya, Mufidah Jusuf Kalla. Bahkan yang mengejutkan, JK tak memberikan uang belanja.

"Dan urusan rumah saya tidak pernah ikut campur, mau makan apa, pakai baju apa, cat rumah apa, itu urusan ibu semua. Mau belanja apa. Pendapatan ibu lebih banyak dari saya. Kemarin dia kasih (uang) saya," kata JK dalam acara Mata Najwa, Rabu (16/10) malam. (mdk/dan)

Baca juga:
Ternyata, ini Penyebab Redenominasi Rupiah Tak Kunjung Terjadi
Jusuf Kalla Ungkap Hal Tak Terlupakan Selama Menjabat Wapres Dua Kali
Keinginan Jusuf Kalla yang Belum Tercapai Selama Menjadi Wapres
Wapres JK: Kehati-hatian Pengadaan Sistem Core Tax Keterlaluan
Wapres JK: Utang Indonesia Masih Aman
Alasan Indonesia Saat ini Sulit Swasembada Pangan Versi Wapres JK