TKN Bantah Intervensi KPU Batalkan Fasilitasi Pembacaan Visi-Misi

POLITIK | 7 Januari 2019 15:26 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Wakil Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, Arsul Sani menegaskan pihaknya tidak pernah turut campur dalam hal pembatalan fasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk penbacaan visi dan misi para capres-cawapres. Kata dia, hal itu tidak ada kaitannya dengan kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Tidak ada urusannya dengan TKN mau disampaikan terus tidak masalah hanya jangan sampai memaksa, apakah harus paslonnya atau timsesnya," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/1).

Menurut Arsul pihaknya merasa tidak perlu memaksa bahwa penyampaian visi dan misi harus dilakukan oleh pasangan calon. Baginya, yang terpenting adalah semua tim menguasai materi yang akan dipaparkan.

"Yang real nanti persoalan penguasaan, kohesivitas dari program, kan nanti waktu debat, bukan pada saat penyampaian visi-misi," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budimanmenyatakan pihaknya tidak memfasilitasi kegiatan sosialisasi visi-misi capres dan cawapres yang rencananya diselenggarakan pada Rabu, 9 Januari 2019. Keputusan tersebut telah disepakati oleh kedua tim pemenangan capres dan cawapres.

"Sosialisasi visi misi tadi malam (Jumat,4/1) juga sudah diputuskan silakan dilaksanakan sendiri-sendiri, tempat dan waktu yang mereka tentukan sendiri," katanya di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1).

Dia menjelaskan, keputusan tersebut diakibatkan tidak adanya kesepakatan kedua tim paslon. Kedua tim berbeda pendapat mengenai siapa yang harus menyampaikan visi misi tersebut.

Baca juga:
Kubu Jokowi Merasa Diuntungkan Pemaparan Visi Misi Dibatalkan KPU
Sandi Kecewa KPU Tak Fasilitasi Penyampaian Visi-Misi Sebelum Debat Pilpres
TKN Jokowi-Ma'ruf Tak Ambil Pusing KPU Batal Sosialisasi Visi Misi Paslon
TKN Jokowi Tetap Sosialisasi Visi Misi Meski Tak Difasilitasi KPU
KPU Batal Fasilitasi Sosialisasi Visi Misi Capres Cawapres
KPU Hanya Fasilitasi Debat Capres, Teknis dan Penyampaian Serahkan ke Timses

(mdk/rhm)