TKN Jokowi: Buktikan Hampir 17 Juta Suara Curang Itu Bukan Hal Mudah

POLITIK | 24 Mei 2019 17:02 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin mengaku siap untuk menghadapi sengketa hasil Pilpres 2019. Sengketa itu rencananya akan digugat oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (24/5) malam.

"Yang selanjutnya kita sudah menyiapkan tim. Kami menyiapkan data dan kita akan menghadapi mereka dan tentu kita sangat siap untuk menghadapi gugatan mereka di MK nantinya," kata Karding pada merdeka.com, Jumat (24/5).

Karding yakin pihaknya akan memenangkan sengketa tersebut. Sebab, kata dia, tidak mudah untuk membuktikan kecurangan sebesar 16,9 juta suara tidaklah mudah.

"Dan insyaallah kami yakin menang. Dan karena membuktikan hampir 17 juta bahwa itu curang, itu saya kira bukan hal yang mudah," ungkapnya.

Tim hukum dari TKN, akan dipimpin oleh Pakar Hukum Tata Negara sekaligus Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, serta Sekjen PPP Arsul Sani.

Terkait dengan BPN yang memilih untuk menempuh jalur MK untuk menyalurkan rasa keberatan atas hasil Pilpres 2019. Menurut Karding itu adalah langkah yang tepat.

"Itu artinya mereka tidak jadi menggunakan jalanan sebagai apa ekspresi demokrasi mereka. Itu berarti langkah yang tepat menurut konstitusi dan Undang-Undang," ucapnya.

Sebelumnya, Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengatakan Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional secara resmi mendapuk Hashim Djojohadikusumo, sebagai pejabat yang melaporkan hasil pemilihan presiden 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Saya menunjuk penanggungjawab untuk gugatan ke MK ini yang akan dikomandoi Pak Hashim Djodjohadikusumo," kata Sandiaga di kediaman Rumah Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (23/5).

Baca juga:
Gerindra Sebut Hakim MK Punya Tanggung Jawab pada Bangsa dan Tuhan
Ini Alasan BPN Prabowo Tunjuk Bambang Widjojanto Jadi Ketua Tim Hukum di MK
Hashim Yakin Tim Hukum Prabowo-Sandi Tahu yang Harus Diperjuangkan di MK
Sandiaga Sebut Gugatan Sengketa Pilpres ke MK Atas Tuntutan Rakyat
Gugatan Prabowo-Sandi ke MK Diundur Nanti Malam
Sekda DKI Soal Rikrik Rizkiyana jadi Tim Hukum Prabowo: Dia Sudah Keluar dari TGUPP

(mdk/rnd)