TKN Jokowi: Habib Rizieq ke Arab Kehendak Sendiri, Bukan Diusir Negara

POLITIK | 11 Juli 2019 10:34 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai, tidak tepat jika pemulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) dijadikan syarat rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo Subianto. Sebab, kata dia, Rizieq pergi ke Arab Saudi atas kehendaknya sendiri.

"Saya melihat HRS itu kan pergi ke Arab atas kehendak dan inisiatif sendiri, bukan dipaksa oleh negara atau diusir negara. Sebenarnya kalau dia mau pulang ya pulang saja, enggak ada masalah," kata Karding pada wartawan, Kamis (11/7).

Karding menduga, selama ini Rizieq takut dengan proses hukum yang membelitnya sehingga memilih tidak pulang ke Indonesia. Padahal, lanjutnya, proses hukum harus ditegakan.

"Karena sesuai dengan komitmen kita dalam konstitusi, dalam berprinsip bernegara bahwa hukum itu adalah panglima di negeri ini, dan negeri dalam konstitusi kita dikatakan negara berdasarkan hukum. Jadi segala tindak tanduk, perilaku seseorang itu yang menentukan adalah hukum, hukum itu artinya pengadilan," ungkapnya.

"Jadi bukan jadi will politik yang bisa dipertukarkan atau dijadikan bargaining. Jadi menurut saya tidak tepat dan saya kira kalau mau bargaining ya yang terkait dengan politik," sambungnya.

Meski begitu, Karding menyerahkan sepenuhnya pada kubu Prabowo soal syarat rekonsiliasi. Namun, dia menegaskan diterima atau tidaknya syarat semua tergantung Jokowi.

"Tapi nanti kita lihat gimana pendapat Pak Jokowi, pendapat orang-orang beliau soal itu apakah menerima atau tidak. Kita lihat nanti saja," ucapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani membenarkan Prabowo Subianto memberi syarat pemulangan pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Syihab untuk rekonsiliasi. Selain itu, Prabowo juga ingin para tokoh yang dibui Polisi segera dibebaskan.

"Ya, keseluruhan bukan hanya itu (pemulangan Habib Rizieq ). Kemarin-kemarin kan banyak yang disetujui-tahanin perbedaan orang," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta , Selasa (9/7).

Baca juga:
Luhut Tegaskan Rekonsiliasi Tak Ada Urusan dengan Rizieq
Gerindra: Prabowo-Sandiaga Tak Pernah Berikan Kuasa untuk Ajukan Kasasi ke MA
TKN Jokowi Nilai Pengajuan Kasasi Prabowo-Sandiaga Sia-sia
Gerindra: Harusnya Demokrat Terima Kasih ke Pak Prabowo
Gerindra Sebut Kasasi Prabowo-Sandi ke MA Sudah Kedaluwarsa
Putusan MK Jadi Bahan KPU Jawab Kasasi Kubu Prabowo di MA
Tanpa Sepengetahuan Gerindra, Prabowo-Sandi Ajukan Kasasi ke MA

(mdk/rnd)