TKN soal Muchdi Pr Dukung Jokowi: Orang Dekat Saja Tinggalkan Prabowo Apalagi Rakyat
POLITIK | 11 Februari 2019 17:35 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum sekaligus Anggota Majelis Tinggi Partai Berkarya Muchdi Purwoprandjono atau yang lebih dikenal Muchdi Pr menyatakan mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin. Hal itu disampaikan Muchdi sambil mengenakan kemeja putih dengan tulisan Jokowi-Amin Indonesia Maju saat hadir dalam acara silaturahim Calon Presiden Jokowi dengan purnawirawan TNI-Polri di Jakarta International Expo Kemayoran, Minggu (10/2).

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Tim Kampanye Nasioanal (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily mengatakan, apa yang dilakukan oleh Muchdi Pr dalam mendukung Jokowi menunjukkan bahwa parpol koalisi pendukung Prabowo-Sandi tidaklah solid.

"Muchdi Pr selama ini dikenal sangat dekat dengan Prabowo. Itu artinya orang dekat Prabowo saja sudah meninggalkan Prabowo, apalagi rakyat," kata Ace dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (11/2).

Menurutnya, Muchdi Pr memiliki obyektivitas untuk melihat kinerja pemerintahan Jokowi. Sekalipun orang dekat Prabowo, Muchdi sangat obyektif melihat prestasi pemerintahan Jokowi.

"Bagi kami, siapapun yang memberikan dukungan, tentu harus kami terima dengan tangan terbuka," ujarnya.

Seperti diketahui, Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima dukungan dari para purnawirawan TNI/Polri, salah satunya dari Mayor Jenderal (Purn) TNI Muchdi PR. Muchdi merupakan Anggota Majelis Tinggi dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Berkarya.

Dalam sebuah video yang diterima, Muchdi yang menggunakan baju kemeja putih bertuliskan Jokowi-Amin Indonesia Maju itu, menyatakan alasan dukungannya ke Jokowi. Sikap tersebut bertentangan dengan sikap partai yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

"Yang pertama karena saya melihat Pak Jokowi ini sudah berbuat banyak. Itu jelas pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat dan rakyat Indonesia sudah jelas kan. Mulai jalan tol, masalah pelabuhan, masalah airport, masalah industri dan lain-lain," katanya, Minggu (11/2).

Bahkan, dia mengungkapkan, pembangunan infrastruktur dan SDM itu tak pernah dilakukan Presiden manapun. Selain itu, Muchdi menjelaskan, sangat mengenal sosok Prabowo merupakan temannya.

"Jelas Pak Prabowo kan kawan saya. Jadi saya kira, itu mungkin tidak bisa dilakukan oleh Pak Prabowo lima tahun ke depan," ucapnya.

Sementara, Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang menegaskan, dukungan yang diberikan Muchdi merupakan sikap pribadi. Sehingga tidak ada hubungannya dengan partai.

"Itu adalah dukungan pribadi bukan dukungan atas nama Partai Berkarya. Walaupun posisi Pak Muchdi di Berkarya sebagai Anggota Majelis Tinggi (pendiri) dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Berkarya. Partai Berkarya sebagai pendukung (bukan pengusung) capres paslon 02 Prabowo Sandi tetap berada di barisan pemenangan capres 02," ungkapnya.

Dia menegaskan, partainya menghargai hak politik para kader dan mengimbau untuk fokus pemenangan Pileg dengan caleg-caleg di semua tingkatan target 1 kursi 1 dapil.

"Siapa pun presiden terpilih, partai wajib lolos PT 4 persen tingkat nasional, sehingga fokus perjuangan lewat parlemen sebagai mitra pemerintah adalah yang utama," tutupnya.

Baca juga:
'Sampaikan ke Pak Amien Rais, Muhammadiyah Tak Dukung nomor 1 atau 2'
Jokowi & Prabowo Diminta Pidato Agama yang Mencerahkan di Sidang Tanwir Muhammadiyah
Fadli Zon soal Muchdi Dukung Jokowi: Sudah Ratusan Jenderal Hebat Ikut Kita
Fadli Zon Soal Slamet Ma'arif Jadi Tersangka: Kami akan Bela Habis-Habisan
Sekjen Gerindra: Orang-orang Pendulang Suara di BPN Prabowo Digerus Satu Persatu
Gerindra Akan Berikan Bantuan Hukum Slamet Ma'arif

(mdk/ded)