Soal Dana Pensiun untuk Koruptor, Ini Tanggapan TKN

POLITIK | 10 April 2019 08:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengusulkan agar koruptor diberi dana pensiun saat kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Hasto Kristiyanto mengaku tidak setuju dengan rencana Prabowo.

"Karena korupsi adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak kita tolerir dengan cara apapun. Apalagi dengan memberikan dana pensiun. Itu sangat kontraproduktif," ujar Hasto usai kampanye terbuka di Flores, Nusa Tenggara Timur, Selasa (9/4/2019).

Hasto menilai Prabowo tidak berdaya saat berhadapan dengan para calon anggota legislatifnya yang mantan koruptor.

Sementara di PDI Perjuangan, menurutnya tak ada ampun bagi para kader partai yang terlibat korupsi. Hasto menegaskan, partainya akan memberikan sanksi tegas.

"PDI P memberikan sanksi yang sangat tegas. Mereka yang korupsi tidak bisa kami calonkan. Mereka yang korupsi kami beri sanksi pemecatan," tandasnya.

(mdk/ded)