Ubah Visi Misi, Prabowo dan Sandiaga Dinilai Tak Punya Konsep Masa Depan Indonesia

POLITIK | 11 Januari 2019 18:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Arya Sinulingga menilai pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak siap menghadapi kontestasi pemilihan presiden. Ini berkaca dari langkah politik Paslon 02 mengubah visi misi yang sebelumnya sudah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Arya mengatakan, langkah Prabowo-Sandiaga mengubah visi misi sesungguhnya sudah menjawab siapa yang sebenarnya takut dalam menyampaikan visi misi.

"Harusnya kalau sesuai jadwal maka itu (visi misi) kan disampaikan tanggal 9. Ternyata kemarin mereka (Paslon 02) tanggal 9 menyampaikan perubahan visi-misi. Jadi cukup aneh ini," ujar Arya di Jl. Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (11/1).

Arya menganggap kubu Prabowo tidak percaya diri setelah melihat visi-misi Jokowi-Ma'ruf Amin. Menurutnya, perubahan visi misi tersebut dilakukan Paslon 02 untuk menambahkan poin yang sebelumnya tidak mereka miliki.

Dari situ Arya melihat Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tidak siap untuk maju menjadi capres dan cawapres. Adu program juga tidak mungkin dilakukan karena visi-misi mereka tidaklah matang.

"Artinya mereka memang tidak punya sebuah konsep besar mengenai bangsa ini, makin menunjukkan mereka tidak berpengalaman sehingga mengubah visi-misi sangat gampang. Menunjukkan mereka tidak layak maju jadi calon presiden sekalipun karena mereka dengan gampangnya ubah visi misi," tutur Arya.

Sebelumnya, Koalisi Partai Pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga mengubah visi misi yang disetorkan ke Komisi Pemilihan Umum. Dokumen visi misi Prabowo-Sandi diubah pada 9 Januari 2019. Berkas visi misi yang mulanya berjumlah 14 halaman, kini bertambah menjadi 45 halaman.

Selain visi misi, kubu Prabowo-Sandi juga mengubah tagline. Prabowo-Sandiaga yang semula ber-tagline 'Adil Makmur Bersama Prabowo-Sandi' direvisi menjadi 'Indonesia Menang'.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, Mardani Ali Sera menegaskan, visi dan misi terbaru hasil revisi tidak bertentangan dengan yang terdaftar di KPU. Revisi visi misi ini hanya untuk memperkuat koalisi pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu.

"Visi-misi yang baru pengembangan dan penyempurnaan dari yang lama. Isinya untuk memperkuat road map menuju Indonesia Adil Makmur," ungkapnya.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat

Baca juga:
PDIP Soal Revisi Visi Misi Prabowo: Itu Bukti Kepemimpinan yang Ragu-ragu
KPU Sebut Revisi Visi Misi Paslon Saat Masa Kampanye Bisa Jadi Masalah
Erick Thohir Sindir Prabowo-Sandiaga: Diubah Berarti Tak Yakin dengan Visi Misinya
Koalisi Prabowo Tak Masalah Revisi Visi-Misi Tak Diterima KPU
KPU Tak Terima Revisi Visi Misi, Kubu Prabowo Sindir Jokowi-Ma'ruf Ubah Foto
PAN Sebut Kubu Prabowo Revisi Visi Misi untuk Bangun Demokrasi

(mdk/noe)