Ucapan Arief Poyuono, Salah Satu Alasan Gerindra Kini Punya Jubir Khusus

POLITIK | 6 Desember 2019 15:40 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota Dewan Pembina Gerindra Habiburokhman menyebut alasan pengangkatan juru bicara khusus yang dilakukan partainya. Jubir khusus akan menjadi jalur komunikasi resmi partai pimpinan Prabowo Subianto itu.

Sebab, kata Habiburokhman ada masukan masyarakat karena ada pihak-pihak yang kerap memberikan pernyataan membingungkan apakah dianggap sikap resmi. Salah satunya pernyataan yang kerap dilontarkan Arief Poyuono.

"Nah, di antaranya mempertanyakan pak Arief Poyuono, beliau kawan baik saya, beliau orang baik. Tetapi memang kadang-kadang terjadi miskomunikasi," ujar Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/12).

Habiburokhman mengakui bahwa penunjukan juru bicara ini agar tidak ada penyimpangan dari sikap partai Gerindra selaku partai pendukung Presiden Joko Widodo. Tetapi, tidak berarti tidak bersikap kritis kepada Gerindra.

"Anda lihat di komisi teman-teman jangankan Partai Gerindra. Arteria Dahlan jelas-jelas PDIP aja kadang keras terhadap mitra itu kan mengkritisi," kata Habiburokhman.

1 dari 1 halaman

Soal nama Fadli Zon yang tidak masuk dalam susunan jubir khusus, Habiburokhman mengaku tidak tahu mengapa pak Prabowo tidak memilihnya.

"Saya enggak tahu ya, itu kewenangan bos (Prabowo) saya salah satu yang ditunjuk. Ya saya menjalankan saja," kata dia.

Habiburokhman bilang, fungsi jubir khusus ini tidak menafikan fungsi anggota DPR Gerindra. Mereka bisa tetap bicara di parlemen.

"Tentu ya, semua kader, semua pengurus punya hak bicara tetapi tidak otomatis mengatasnamakan partai," ujarnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Komisi C DPRD DKI Akui Belum Tahu Fungsi Pengadaan Komputer BPRD Bernilai Fantastis
Prabowo Tunjuk 4 Jubir Khusus Gerindra
Gerindra Santai Golkar Dorong Airlangga Jadi Capres 2024
4 Ketua DPC Gerindra di Banten Diganti Jelang Pilkada 2020
Sandiaga Pastikan Ketum Gerindra Tetap Prabowo

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.