Uniknya Ahok-Djarot, kinerja memuaskan tapi elektabilitas merosot

Uniknya Ahok-Djarot, kinerja memuaskan tapi elektabilitas merosot
Ahok-Djarot jalani tes kesehatan. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
POLITIK | 24 Oktober 2016 05:47 Reporter : Haris Kurniawan

Merdeka.com - Skala Survei Indonesia (SSI) merilis hasil survei yang menyebutkan, 65 persen masyarakat DKI Jakarta puas dengan kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot).

"Sementara 28,4 persen mengaku tidak puas. Sisanya 6,1 persen menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab," ujar Direktur Eksekutif SSI Abdul Hakim dalam rilis hasil survei SSI di Jakarta, kemarin.

Akan tetapi, gambaran itu berbeda dengan elektabilitas keduanya sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang terus merosot. Bahkan, dalam kurun waktu delapan bulan elektabilitas mereka turun hingga 13,3 persen. Hal ini terlihat dari periode Februari hingga Oktober 2016.

Saat itu, elektabilitas mereka masih 47,1 persen, namun di bulan Oktober 2016, persentase mereka di angka 33,8 persen. "Tren suara pasangan Ahok-Djarot yang terus menurun," kata Hakim.

Hakim mengungkapkan, perubahan pilihan masyarakat DKI Jakarta terhadap calon kepala daerah bisa terjadi sangat cepat. "Dinaminasi pilihan warga Jakarta sangat cepat. Seperti pada Pilkada 2012, pasangan Foke-Nara sebelumnya diprediksi unggul. Namun hasilnya malah terbalik," jelasnya.

Sementara itu, mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja keduanya tak lepas dari sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Ahok-Djarot, seperti pemberian Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Namun begitu, bukan berarti kinerja keduanya tanpa kegagalan. Abdul memaparkan, kegagalan terbesar pasangan tersebut selama menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta adalah tidak bisa mengurangi kemacetan.

"Kesimpulannya, mayoritas masyarakat DKI mengaku puas dengan kinerja Ahok-Djarot di sektor pendidikan," pungkasnya.

Survei tersebut dilaksanakan di enam kabupaten/kota administrasi Provinsi DKI Jakarta, yakni Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Peneliti menggunakan metode sampling kepada sebanyak 800 responden. Sementara margin of error dari penelitian ini sebesar 3,46 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. (mdk/hrs)

Baca juga:

Agus dan Djarot bagi-bagi hadiah ke warga DKI, langgar aturan?

600 Personel polisi amankan penetapan cagub & cawagub DKI oleh KPU

Siapa pejabat eselon I ditunjuk jadi Plt Ahok?

Hari ini, KPU DKI tetapkan pasangan cagub-cawagub

Ke Cipinang Melayu, Sylviana bilang 31 tahun jadi PNS & sudah mentok

Ahok-Djarot merosot, Agus-Sylvi naik ke posisi kedua di survei SSI

Bocah putus sekolah sampaikan pesan buat cagub Jakarta lewat lagu

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami