Wiranto : Pemilu Ibarat Orang Memilih Sopir Bus

POLITIK | 27 Maret 2019 13:34 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengibaratkan, kalau Indonesia adalah orang yang begitu banyak sedang naik bus yang sedang menuju ke suatu tujuan. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan di hadapan peserta 'Rakornas Bidang Kewaspadaan Nasional Dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019' di Hotel Grand Paragon, Jakarta Barat.

"Saya selalu mengibaratkan Indonesia adalah orang yang begitu banyak naik bis yang besar sekali yang namanya Indonesia, akan mencapai kota tujuan di sana, belum sampai, masih di etape pertama, menuju etape kedua," katanya di Jakarta, Rabu (27/3).

"Etape pertama sudah bagus, sopir busnya sudah hati-hati, dia pintar, mahir dan sampai pada tujuan pertama, untuk menuju sana nanti," sambungnya.

Ia pun menjelaskan, Pemilihan Umum (Pemilu) itu seperti seseorang sedang memilih sopir bus. Terlebih, jika sopir bus tersebut sudah mempunyai pengalaman sebagai seorang sopir.

"Kesempatan Pemilu memilih sopir bus, gampang kan milih yang mana, yang pengalaman atau tidak berpengalaman? Yang punya ilmu atau tidak punya ilmu? Yang sabar atau yang galak? Tinggal dipilih kan?," jelasnya.

Mantan Panglima ABRI ini pun ingin mengajak masyarakat untuk bisa memilih seorang sopir bus atau pemimpin yang benar pada saat Pemilu yang dilaksanakan pada 17 April 2019.

"Makanya, kita ajak lihat, ayo, untuk memilih yang benar. Saya orang Islam, di dalam salah satu haditz, yang menyatakan bahwa berikan suatu perkara kepada ahlinya, kalau bukan ahlinya, maka tunggu kehancurannya. Saya bukan kiai, tetapi saya dengar dari kiai. Berikan perkara kepada ahli, kalau bukan ahli, maka tunggu kehancurannya, itu normal, itu rasional," ujarnya.

Selain itu, Ia mengajak masyarakat atau peserta yang hadir dalam Rakornas ini untuk berdoa agar pemilu berjalan dengan aman. "Mari kita berdoa, agar pemilu aman, sukses dan jurdil dapat terlaksana sesuai harapan kita bersama," pungkas Wiranto. (mdk/fik)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.