Yasonna Ngaku Tak Kenal Masiku, Politisi Demokrat Bilang 'Jangan Bohong Pak Menteri'

Yasonna Ngaku Tak Kenal Masiku, Politisi Demokrat Bilang 'Jangan Bohong Pak Menteri'
Menkumham rapat dengan Baleg DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo
POLITIK | 25 Februari 2020 13:24 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly bersumpah tak mengenal Harun Masiku, tersangka suap terhadap anggota KPU. Meski Harun dan Yasonna sama-sama kader PDI Perjuangan.

Hal itu disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR. Yasonna dicecar karena dianggap tidak memberikan jawaban yang memuaskan terkait simpang siur keberadaan Harun setibanya kembali ke Indonesia dari Singapura usai ditetapkan tersangka.

Anggota Komisi III Sarifuddin Sudding menilai Yasonna memberikan pernyataan tak masuk akal karena hanya terpaku pada satu sumber soal kedatangan Harun. Padahal, sumber media nasional menunjukkan Harun sudah berada di Indonesia, berbeda dengan sumber Yasonna yang menyebut belum sampai di Indonesia.

"Saudara kenal harun masiku?" tanya Sudding kepada Yasonna dalam rapat di DPR, Jakarta, Selasa (25/2).

Yasonna bersumpah tidak mengenal Harun. Dan hanya mengetahui melalui foto. "Sama sekali tidak kenal, lihat fisiknya tidak pernah, hanya foto," imbuhnya.

Jawaban Yasonna membuat anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat, Benny K Harman mencecar lagi. Dia meminta Yasonna tak perlu bohong soal Harun.

"Tadi bukan ngomong soal itu. Jangan bohonglah jangan bohong pak menteri," kata dia.

Yasonna pun berdalih, pencalegan Harun ini urusan kesekjenan. Dia juga mengaku tidak tahu proses tersebut karena belum menjadi pengurus DPP saat pencalegan.

"Tidak tahu saya tidak pernah karena itu urusan administrasi di tingkat kesekjenan," ucapnya.

"Lalu kenapa dirjennya dipecat? Kalau alat yang salah kenapa manusia yang dipecat," balas Benny.

Baca Selanjutnya: Yasonna Membalas Sindiran...

Halaman

(mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami