Zulkifli Hasan Ingin Kursi Pimpinan MPR Diselesaikan Lewat Musyawarah

POLITIK | 18 Juli 2019 13:25 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menegaskan pihaknya masih terus membahas paket pimpinan MPR periode 2019-2024. Menurut dia, masalah kursi pimpinan MPR itu harus diselesaikan dengan musyawarah mufakat.

"Nanti saya juga ngomong-ngomong juga dengan teman-teman, tapi kan masih ada waktu yang penting agenda pertama setelah pilpres ketok palu MK. Mari kita perkuat lagi persatuan sudah lama, delapan bulan lebih kita bertengkar berbeda pendapat," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/7).

Pria yang akrab disapa Bang Zul ini juga belum bisa memastikan apakah partainya akan membentuk paket pimpinan MPR dengan koalisi non-pemerintah. Semua itu, kata dia, sedang dimusyawarahkan.

"Saya kira nanti diselesaikan musyawarah bisalah itu ya. Semua kalau sudah menyangkut kepentingan yang lebih besar itu biasanya partai-partai politik itu mengutamakan pada akhirnya musyawarah," ungkapnya.

Meski begitu, sebagai Ketua MPR Zul ingin proses pemilihan pimpinan berlangsung dengan tenang. Serta semua masalah diselesaikan dengan musyawarah mufakat.

"Tetapi saya berharap selesaikan dengan musyawarah mufakat itulah ciri khas MPR, karena namanya Majelis Permusyawaratan Rakyat. Jadi apapun nanti Musyawarah mufakat," ucapnya.

Sebelumnya, beberapa partai menginginkan posisi Ketua MPR. Mulai dari partai pemerintah yakni Golkar, PKB dan NasDem. Sedangkan barisan partai pemerintah baru Gerindra yang baru menyatakan menginginkan kursi Ketua MPR.

Baca juga:
1 Kursi Jadi Rebutan 5 Partai
Sindiran Ketum Partai Buat Cak Imin 'Ngotot' Jadi Ketua MPR
Incar Kursi Pimpinan MPR, PPP Bakal Lobi Ketum Partai Koalisi Jokowi
Jagokan Cak Imin Jadi Ketua MPR, PKB Tanya Usulan Nama dari Partai Lain
Golkar Nilai Logis Jika Partainya Minta Jatah Ketua MPR
Ketum Golkar Gencar Gerilya Lobi Parpol Demi Kursi Ketua MPR

(mdk/rnd)