Kinerja Perusahaan Kinclong, Bos Pollux Properti Sabet CEO of The Year 2019

PROPERTI | 3 Oktober 2019 21:51 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Chief Executive Officer PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Nico Po meraih penghargaan 'CEO of The Year 2019' dalam acara Indonesia Property & Bank Award (IPBA) 2019 ke XIV. Pada ajang bergengsi tersebut, Nico Po mendapatkan salah satu penghargaan tertinggi, Grand Property Award.

Prestasi yang diraih Nico Po didukung oleh kinerja perusahaan yang dia pimpin, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. Saat ini, perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 54,28 triliun (3 Oktober 2019) tersebut menjadi salah satu pengembang yang mengalami pertumbuhan cukup cepat melalui berbagai portofolionya yang tersebar di beberapa lokasi.

Pasca melakukan Initial Public Offering (IPO), Pollux Properti Indonesia langsung tancap gas dengan meluncurkan proyek-proyek properti yang ikonik di kawasan masing-masing. Proyek-proyek yang dikembangkan perusahaan pengembang berkode POLL di lantai bursa ini berjalan dengan baik dan progres sesuai dengan rencana perseroan.

Pollux Properti Indonesia saat ini tengah menyelesaikan pembangunan proyek mega superblok Meisterstadt Batam yang berkolaborasi dengan keluarga besar mantan Presiden RI, BJ. Habibie (alm) melalui PT Pollux Barelang Megasuperblok. Proyek di lahan seluas 9 hektare ini akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri atas 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, 1 hotel, 1 rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan serta 1 perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai.

Tak kurang, sebesar Rp 11 triliun dana investasi yang dipersiapkan perseroan untuk mengembangkan mega proyek terbesar di Batam tersebut. Pollux Properti Indonesia menargetkan untuk proyek Meisterstadt Batam, akan dilakukan serah terima tiga tower pertama secara bertahap pada akhir 2019.

"Meisterstadt Batam dibangun dengan tujuan menciptakan area komersial bertaraf internasional yang menunjang kegiatan free trade zone Asia bagi kota Batam," ujar Nico Po.

Selain itu, Nico Po juga membangun superblok di kawasan Cikarang dengan mendirikan PT Pollux Aditama Kencana, bersama Virginia Properti Group. Proyek bertajuk Chadstone Cikarang ini berlokasi persis di bibir pintu tol Cikarang Barat Km 28 atau persis di tepi Jalan Raya Cikarang-Cibarusah.

Proyek ini mengusung konsep 6 in 1 integrated development yang akan merangkum hotel bintang 4+ sebanyak 178 kamar, apartemen, food & beverage, SOHO dengan total 144 unit, Chadstone Mall Cikarang serta rumah sakit. Superblok ini diharapkan akan menjadi landmark tertinggi dan superblok terbesar di Jawa Barat dengan gross floor area lebih dari 300.000 m2.

Sementara, melalui perusahaan PT Pollux Kemang Superblok, Nico Po mengembangkan proyek properti multi fungsi bertajuk Gangnam District. Proyek di pusat Kota Bekasi yang dikembangkan dengan nilai investasi mencapai Rp 2 triliun ini, dibangun di lahan seluas 2,5 hektar. Merangkum sebanyak 8 menara apartemen yang akan dilengkapi dengan beragam fasilitas eksklusif, antara lain waterpark, infinity pool, sky terrace, fitur smart home system, akses card dan lain-lain.

Informasi saja, emiten properti POLL menjadi emiten dengan kapitalisasi terbesar di antara emiten properti yang lain. Dikutip dari Bloomberg, kapitalisasi POLL saat ini mencapai Rp 54,28 triliun (3 Oktober 2019) dan jumlah tersebut mengalahkan kapitalisasi emiten yang sudah lama bercokol di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sejak listing, saham POLL sudah mengalami kenaikan signifikan sebesar 879,67 persen ke Rp 6.525 per saham. Kenaikan ini karena meningkatnya kinerja keuangan perseroan. Pada semester I–2019 saja, POLL mencetak laba Rp 403,51 miliar atau naik sebesar 197,29 persen dibanding setahun sebelumnya.

Laba bersih ikut naik 200,5 persen menjadi Rp 35,85 miliar dengan kontribusi terbesar dari penjualan properti sebesar 93,34 persen.

Dari data tersebut menyatakan bahwa, penjualan apartemen menjadi produk yang memberikan kontribusi terbesar mencapai 93,34 persen dengan nilai sebesar Rp 376,65 miliar dari total pendapatan semester I-2019.

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT