Strategi Pengembang Jaga Penjualan Properti Tetap Stabil saat Ramadan dan Lebaran

PROPERTI | 31 Mei 2019 20:26 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Lesunya pasar properti pada momen Ramadan dan pasca Hari Raya Idul Fitri seolah sudah tidak jadi momok menakutkan bagi pelaku bisnis. Mengingat masyarakat sendiri cenderung fokus pada kebutuhan bahan pangan dan sandang ketimbang urusan papan.

Sales & Marketing Division Head PT Bakrie Swasakti Utama, Hermon Simanjuntak menjelaskan, dalam menghadapi momen spesial tersebut pengembang tentu sudah menyiapkan siasat sejak jauh-jauh hari.

"Kami sadar pasar akan sedikit terganggu, maka dengan pengalaman lebih dari 10 tahun ini kami sudah hampir mampu beradaptasi. Untuk itu, kami jaga agar angka penjualan stabil di pra dan pasca Lebaran," tuturnya.

Saat ini, PT Bakrie Swasakti Utama dengan dua produk apartemen The Masterpiece dan The Empyreal mengimplementasikan strategi uang muka (down payment) yang lebih rendah dari harga normal. Tak hanya itu, pengembang turut berupaya mengikuti tren dan minat pasar terkini. Mulai dari pemberian gimmick Smart TV 65, iPhone X, serta pada momen Ramadan kali ini ada hadiah langsung berupa perjalanan umroh ke tanah suci bagi para customer.

The Masterpiece dan The Empyreal yang berlokasi di kawasan superblok terpadu Rasuna Epicentrum, dibanderol dengan harga jual mulai Rp 3,3 miliaran. Di mana kedua apartemen ini memiliki total keseluruhan 461 unit.

Merujuk data Survei Konsumen dari Bank Indonesia per April 2019, jumlah masyarakat Indonesia yang berencana memilih investasi properti dalam 12 bulan ke depan sebesar 22,3 persem. Persentase ini jauh lebih tinggi dibanding investasi reksadana (2,9 persen) dan perhiasan/emas (18,3 persen).

"Itu artinya, kepercayaan pasar terhadap investasi properti masih cukup besar. Dan kami jauh lebih percaya diri akan produk The Masterpiece dan The Empyreal yang sudah siap huni alias ready stock. Mengingat kecenderungan masyarakat kelas menengah atas lebih percaya akan properti yang bisa langsung ditempati," imbuh Hermon.

Adapun kelebihan dari kedua apartemen tersebut adalah akses yang strategis menuju berbagai pusat bisnis, kantor-kantor kedutaan, perbankan, hingga pusat perbelanjaan modern. Dengan harga jual yang masih mumpuni, tiap unitnya menjanjikan untung 10 persen hingga 15 pesen per tahun.

The Masterpiece menawarkan tipe 2 bedroom (83 m2 dan 105 m2) dan 3 bedroom (147 m2 dan 176 m2), sementara The Empyreal memiliki tipe 1+1 bedroom (66 m2 dan 70 m2), 2 bedroom (86 m2), dan 3 bedroom (127 m2).

Fasilitas yang dihadirkan apartemen demi memenuhi kebutuhan penghuni di antaranya kids playground, taman, kolam renang, CCTV 24 jam, lahan parkir cukup luas, ruang lounge eksklusif, hingga klub kesehatan.

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT