4 Manfaat yang Bisa Diperoleh dari Merencanakan Jumlah Anak Sebelum Kehamilan

4 Manfaat yang Bisa Diperoleh dari Merencanakan Jumlah Anak Sebelum Kehamilan
SEHAT | 27 Agustus 2019 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Sebelum menikah, pasangan bisa merencanakan berbagai hal bersama-sama terlebih dahulu. Salah satu hal yang penting untuk direncanakan adalah jumlah anak, waktu untuk hamil serta jarak kehamilan.

Spesialis obstetri dan ginekologi dr Sandy Prasetyo dari RSIA Brawijaya mengatakan, merencanakan jumlah anak serta kapan ingin memiliki anak memberi dampak positif bagi pasangan yang akan membina rumah tangga.

Setidaknya ada empat manfaat yang didapat pasangan yang akan menikah ketika merencanakan hal-hal tersebut seperti:

1. Menghindari jarak kehamilan yang terlalu muda, terlalu tua, atau pun jarak antara kehamilan yang terlalu dekat.

"Karena ketiga kondisi kehamilan ini bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi yang merugikan perempuan," ujar dr Sandy.

Risiko tersebut seperti pre-eklampsia, persalinan prematur, meningkatnya risiko melalui bedah caesar, serta risiko lainnya.

2. Mencegah terjadinya gangguan fisik dan psikologis akibat kehamilan yang tidak direncanakan.

3. Memiliki persiapan yang matang terkait dengan perencanaan kehamilan.

4. Dapat meningkatkan kualitas diri dan mewujudkan mimpi untuk menjadi keluarga harmonis.

Reporter: Dyah Puspita Wisnuwardani
Sumber: Liputan6.com (mdk/RWP)

Baca juga:
Begini Cara yang Disarankan Psikolog untuk Buat Anak Lebih Bertanggungjawab
Awasi Anak dan Remaja dari Karya Seni yang Mengandung Unsur Bunuh Diri
Tekan Stunting, KKP Ajak Masyarakat Garut Konsumsi Ikan
Penggunaan Gadget Secara Berlebihan Ancam Kesehatan Otak Anak dan Remaja
Pada Milenial, Ayah Lebih Terlibat Aktif dalam Pengasuhan Anak
Orangtua Harus Tega dalam Membatasi Ketika Anak Bermain Gadget

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami