5 Penyakit Paling Mematikan di Indonesia, Mulai Jantung hingga Diabetes Militus

SEHAT | 12 November 2019 17:30 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini

Merdeka.com - Memiliki hidup sehat dan panjang umur merupakan impian setiap manusia. Sayangnya, tak sedikit orang yang dihadapkan oleh beberapa penyakit. Baik itu ringan hingga paling mematikan sekalipun.

Terdapat banyak sekali faktor yang membuat penyakit masuk ke dalam tubuh, seperti pola makan serta pola hidup yang buruk hingga adanya infeksi kuman bakteri yang menyerang sel tubuh. Kebiasaan buruk lainnya juga bisa membuat kalian terserang penyakit.

Di Indonesia, ada beberapa penyakit paling mematikan yang harus kalian waspadai. Penyakit-penyakit inilah yang berkontribusi besar pada angka kematian masyarakat Indonesia. Terutama penyakit jantung dan stroke yang menempati posisi pertama serta kedua dalam penyakit paling mematikan di dunia.

Lantas, apa saja penyakit paling mematikan lainnya? Simak ulasan dirangkum dari berbagai sumber.

1 dari 5 halaman

Penyakit Jantung Koroner

Tak hanya menjadi penyakit paling mematikan di Indonesia, penyakit jantung koroner juga masuk ke dalam daftar penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit ini disebabkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah yang memasok darah ke jantung.

Tak hanya itu saja, munculnya penyakit jantung koroner juga akibat dari buruknya pola hidup, obesitas, merokok hingga berada di lingkungan tidak sehat.

Menurut Pusat Data dan Informasi dari Kementerian Kesehatan RI tahun 2013, adanya peningkatan sebanyak 7-12,1% dari total penduduk yang menderita penyakit jantung koroner.

Lebih lanjut diketahui sebagian besar pasien jantung koroner telah lanjut usia setidaknya ada 3,6%, pasien berusia 65-74 tahun, 2,8% pasien berusia 64 tahun dan 2,1% pasien berusia 45-54 tahun.

Untuk mencegah terkena penyakit jantung koroner, kalian diharuskan untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Akan lebih baik lagi bila kalian membiasakan diri melakukan pola makan sehat, rutin berolahraga, tidak merokok hingga mengontrol kolesterol dan gula darah. Tak lupa juga lakukan cek kesehatan secara berkala ke dokter ahli.

2 dari 5 halaman

Stroke

Pada tahun 2014, berdasarkan data dari Sample Registration System (SRS) Indonesia diketahui penyakit stroke menduduki peringkat pertama dalam penyakit paling mematikan di Indonesia. Dari data tersebut sebanyak 21,1% pasien penderita stroke meninggal dunia di satu tahun terakhir.

Jika dilihat dari hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, penyakit stroke lebih banyak diderita oleh mereka yang telah berusia 45 tahun ke atas. Melalui hasil riset itu juga bisa dilihat jika pasien terbanyak dengan presentase 67% berada di kelompok usia 75 tahun ke atas.

Stroke sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pada pembuluh arteri di otak. Tak hanya itu saja, jika dideteksi ada pembuluh darah di otak yang pecah maka memungkinkan terkena penyakit stroke.

Bukan secara perlahan, penyakit stroke cenderung terjadi secara tiba-tiba, cepat dan bisa terus bertambah parah. Hal ini karena kedua penyebab itu akan memutuskan pasokan darah dan oksigen ke otak.

3 dari 5 halaman

Diabetes Militus

Diabetes militus menempati posisi ketiga besar dalam daftar penyakit paling mematikan di Indonesia. Menurut data WHO tahun 2013, setidaknya 6,5% kematian masyarakat Indonesia diakibatkan diabetes militus. Mengejutkannya lagi, tidak hanya orang dewasa, namun anak-anak dan remaja juga ikut andil dalam angka kematian tersebut.

Hal itu berdasarkan data dari Pusat Data dan Informasi Kemenkes tahun 2013. Pada data tersebut diketahui sebanyak 1,5% - 2,1% diisi oleh penduduk berusia 15 tahun ke atas. Parahnya lagi, setiap tahunnya angka tersebut akan terus meningkat.

Diabetes sendiri merupakan salah satu penyakit yang ditandai oleh adanya peningkatan kadar gula dalam darah seseorang. Ada dua tipe diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Pada diabetes tipe 1, pankreas penderita sudah tidak bisa lagi untuk memproduksi insulin. Sedangkan diabetes tipe 2 pankreas tidak mampu memproduksi insulin yang cukup. Hal ini dikarenakan pola makan yang buruk, berat badan yang berlebihan dan kurang berolahraga.

4 dari 5 halaman

Tuberkulosis

Menurut data dari WHO tahun 2014, angka kematian pada penderita TBC terus meningkat dan diperkirakan sudah ada lebih dari 100.000 kasus setiap tahunnya. Tak mengherankan jika Tuberkulosis (TBC) menempati posisi keempat dalam daftar penyakit paling mematikan di Indonesia.

Bagi yang belum tahu, TBC merupakan salah satu penyakit infeksi menular yang diakibatkan oleh adanya kuman TB (Mycobacterium tuberculosis) yang masuk dari saluran pernapasan.

Gejala utama yang bisa kalian waspadai yaitu batuk hingga dua minggu atau lebih, batuk disertai dahak dan darah, nafsu makan menurun, sesak napas, hingga demam lebih dari satu bulan.

5 dari 5 halaman

Komplikasi Hipertensi

Penyakit paling mematikan selanjutnya yaitu hipertensi. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya tekanan darah seseorang hingga lebih dari 120/80 mmHg atau di atas ambang normal. Jangan pernah menyepelekan penyakit hipertensi.

Menurut data dari Pusat Data dan Informasi Situasi Kesehatan Jantung Kemenkes, komplikasi hipertensi setiap tahunnya telah menyebabkan setidaknya 9,4% kematian di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri, penyakit hipertensi disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan juga garam. Jika kalian tetap mengonsumsinya, bukan hanya hipertensi, namun komplikasi penyakit jantung dan ginjal juga mengancam.

Untuk itu, batasi dengan segera kedua jenis makanan tersebut agar bisa terhindar dari risiko terkena penyakit hipertensi.

(Sumber: hellosehat dan alodokter)

(mdk/tan)