5 Pola Makan yang Perlu Diterapkan untuk Lindungi Diri dari Sengatan Matahari

5 Pola Makan yang Perlu Diterapkan untuk Lindungi Diri dari Sengatan Matahari
ilustrasi sinar matahari. ©2020 Merdeka.com
SEHAT | 6 Juli 2022 06:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Indonesia sudah memasuki musim kemarau yang ditandai dengan sinar matahari yang lebih terik. Sengatan sinar matahari yang terik ini bisa menimbulkan sejumlah masalah pada kita.

Sengatan sinar matahari yang terlalu terik belakangan bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan pada kita. Kondisi ini bisa membuat masalah terutama pada kulit.

Dokter kulit menyarankan penggunaan tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar ultraviolet. Kacamata hitam dan topi juga bisa mengurangi sengatan sinar matahari ini.

Salah satu perlindungan yang kerap dilewati seseorang dalam melindungi kulit dari sinar matahari adalah melalui makanan. Padahal, kandungan nutrisi tertentu dari makanan bisa membantu mengurangi parahnya sengatan matahari ini.

Sejumlah hal ini bisa sangat vital dalam melindungi kulit serta kesehatan tubuh kita. Dilansir dari Mindbodygreen, berikut sejumlah pola makan yang bisa diterapkan untuk melindungi diri dari sengatan sinar matahari.

1. Konsumsi Makanan Kaya Beta Karoten dan Likopen

Karoten dan likopen merupakan antioksidan yang banyak terkandung di buah dan sayur. Kandungan ini terutama ditemukan cukup banyak pada buah dan sayur berwarna oranye, merah, dan pink seperti tomat, semangka, wortel, dan lain sebagainya.

Hasil penelitian mengungkap bahwa kandungan karotenoid bisa terdistribusi ke kulit dan melindunginya dari sinar matahari. Hal ini bisa terjadi ketika kamu mengonsumsinya setidaknya selama 10 minggu secara rutin.

2 dari 3 halaman

Cukup Air dan Konsumsi Vitamin C

2. Konsumsi Cukup Air

Cukup air minum merupakan hal yang penting untuk menjaga kesehatan kulit terutama pada kondisi panas. Untuk mengetahui apakah kamu cukup minum, kamu bisa mengecek pada kondisi air kencing.

Jumlah asupan air putih yang disarankan setiap hari adalah setidaknya delapan gelas atau lebih. Pada kondisi hari yang panas, selain air putih, juga disarankan untuk mengonsumsi elektrolit.

3. Konsumsi Buah dan Sayur Kaya Vitamin C

Vitamin C merupakan antioksidan yang kuat dan bisa melawan stres oksidatif dan mendukung kesehatan kulit. Kandungan ini penting untuk produksi kolagen yang merupakan protein penting bagi kulit.

3 dari 3 halaman

Konsumsi Asam Lemak Omega-3 dan Cari Sumber Antioksidan Lain

lemak omega 3 dan cari sumber antioksidan lain

4. Konsumsi Asam Lemak Omega-3

Lemak sehat berupa asam lemak omega-3 sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan yang bisa diperoleh di ikan dan biji-bijian ini memiliki kandungan anti peradangan dan membantu melawan stres oksidatif. Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengonsumsi suplemen makanan ini.

5. Konsumsi Antioksidan dari Sumber Lain

Selain buah dan sayur yang telah disebut tadi, terdapat banyak makanan lain yang bisa menjadi sumber antioksidan. Salah satunya adalah kembang kol yang bisa melawan stres oksidatif dan radikal bebas.

Selain itu, sangat disarankan untuk mengonsumsi beragam jenis buah dan sayur setiap hari. Selain sehat, makanan ini juga biasanya mengandung kadar air yang kita butuhkan.

(mdk/RWP)

Baca juga:
Amankah Mengonsumsi Daging dan Susu Sapi di Tengah Wabah PMK?
Simak, Ini Tips Memilih Hewan Kurban dan Mengolah Daging Bebas Bahaya PMK
Kadang Tak Disadari, 6 Hal Ini Menandakan Bahwa Kamu Harus Makan
5 Cara Menjaga Kesehatan Mata Seiring Bertambahnya Usia
5 Tips Sederhana Mencegah Munculnya Diabetes pada Pria

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini