6 Fakta Mengenai Penyakit Hepatitis A yang Penting untuk Kamu Ketahui

SEHAT | 6 Desember 2019 08:15 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Saat ini, penyakit Hepatitis A tengah mewabah di Pacitan, Jawa Timur dan sudah masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Lantas mengapa hal ini bisa terjadi?

Dokter spesialis penyakit dalam, Prof Ari F Syam menyampaikan beberapa hal perlu diketahui mengenai penyakit ini. Sejumlah fakta ini bisa membuat kamu mewaspadai kondisi tertentu.

1. Terjadi Saat Pancaroba

Penyakit hepatitis A ini akan meningkat diakhir kemarau dan di masa awal musim hujan.

“Kita tahu bahwa infeksi Hepatitis A merupakan infeksi yang endemis di masyarakat kita, pengalaman klinis saya jumlah kasus akan meningkat diakhir kemarau dan di masa awal musim hujan seperti saat ini,” ujarnya.

2. Menyerang Organ

Prof. Ari menyampaikan Hepatitis A adalah infeksi organ hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis A.

“Jika sudah terserang penyakit harus bedrest, jika tidak akan membuat peradangan di hati atau liver. ,” tuturnya.

Pasien juga merasakan nyeri di perut kanan atas karena memang pasien dengan infeksi hepatitis A yang meradang adalah bagian liver yang sebagian besar berada di perut kanan atas.

3. Penyebaran

Hepatitis A ditularkan melalui makanan dan minuman dan juga melalui kontak langsung. Selain itu hubungan seksual juga bisa menjadi penyebab tertular Hepatitis A jika melakukan seksual secara anal atau oral. Virus ini terdapat pada feses pasien yang terinfeksi, oleh karena itu makanan dan minuman menjadi media utama penyebab penularan infeksi ini.

Kasus hepatitis A yang menyebabkan KLB,biasanya berhubungan dengan makanan atau minuman yang tercemar. Karena sebenarnya tidak mudah untuk tertular dari satu orang ke orang lain yang hanya bertemu di kampus.

4. Gejala yang Menyertai

Sebelumnya pasien mengalami common cold, seperti orang yang mengalami gejala flu, sakit badan, mual dan kadang disertai muntah, nafsu makan menurun dan lemas, buang air kecil berwarna kuning.

5. Menyebabkan Kematian

Pasien dengan hepatitis A, biasanya datang sudah kuning. Gejala yang timbul bisa ringan sampai berat bahkan jika terjadi hepatitis fulminan akibat virus hepatitis A ini dapat menyebabkan kematian.

6. Pencegahan

Prof. Ari menyampaikan penyakit ini bisa dicegah dengan gaya hidup sehat, seperti makan yang teratur dan cukup gizi, istirahat cukup dan banyak mengonsumsi buah dan sayur-sayuran. Cuci tangan pakai sabun yang rutin, sebelum dan sesudah makan dan setelah keluar dari toilet, apalagi penyakit ini tertular melalui makanan dan minuman.

“Daya tahan tubuh yang baik bisa mencegah kita dari hepatitis A, jadi sebaiknya untuk melakukan pola hidup sehat karena dapat menbuat daya tahan tubuh yang kuat,” tandasnya.

Reporter: Anisha Saktian Putri
Sumber: Fimela.com (mdk/RWP)

Baca juga:
Data Dinkes Jatim: Jumlah Penderita Penyakit Hepatitis A di Pacitan Capai 957 Orang
4 Cara Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Hati
Benarkah banyak orang tidak sadar dirinya terinfeksi hepatitis?
Benarkah penderita hepatitis b tidak boleh donor darah?
Bahaya sirosis hati, bisa sebabkan kanker hati

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.